5 Penyakit Yang Sangat Penting Dan Butuh Bantuan Dari Daun Ganja

Hidup Sehat – Selama ini marijuana atau bisa diesbut juga ganja dikenal sebagai tanaman yang dapat membahayakan bagi kesehatan. Menurut laman BNN, Badan Anti Narkona penggunaan ganja yang tidak tepat dan sembarangan dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti kecanduan, timbul rasa cemas dan kerusakan otak.

Penggunaan ganja yang tak tepat atau sembarangan bisa berdampak buruk bagi kesehatan, seperti menimbulkan kecanduan, kecemasan, hingga kerusakan otak.

Tanaman ganjaitu sendiri berasal dari tanaman cannabis sativa yang memiliki kandungan zat narkotik. Ganja mengandung zat aktif tetrahidrokanabinol (THC) dan 65 zat kimia lain. THC menciptakan efek eforia alias kesenangan tanpa sebab dalam waktu relatif lama dan membuat para penggunanya ketagihan.

Meski kerap disalahgunakan, penggunaan ganja dengan jumlah dan cara tepat dapat bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa dinegara bagian Amerika Serikat bahkan telah melegalkan produk ganja untuk kebutuhan medis.

Para ahli kesehatan telah mengubah pola pikiran mereka mengenai ganja, baru-baru ini, koresponden medis CNN Sanjay Gupta membalikkan suatu pendapatnya tentang ganja dalam medis. Dibalik kontroversialnya perdebatan tentang apakah ganja itu harus dilegalkan, banyak orang yang setuju dengan sikap baru Gupta dan mereka percaya bahwa obat tersebut harus dilegalkan untuk penggunaan medis.

Jika Anda yang tinggal di negara bagian dimana ganja telah dilegalkan oleh negara dan dokter telah menyarankannya akan mendapatkan kartu ganja dan akan dimasukkan dalam daftar yang memungkinkan untuk bisa membeli ganja dari apotik yang ada dinegara tersebut.

Medis

Dalam medis ganja dapat digunakan dengan cara dimakan, dihisap, dan diambil sebagai ekstrak cairan. Banyak dari kita yang tidak mengetahui manfaat dari daun ganja bagi kesehatan, inilah beberapa penyakit yang dapat diobati dengan ganja.

1. Mengobati glaukoma

Dalam mempergunakan daun ganja dapat juga digunakan untuk mengobati beberapa penyakit dan mencegah penyakit mata glaukoma, yang meningkatkan tekanan pada bola mata, merusak saraf optik dan yang menyebabkan hilangnya penglihatan.

2. Menurunkan kecemasan

Pada tahun 2010, para peneliti di Harvard Medical School menyarankan bahwa beberapa manfaat obat sebenarnya dapat mengurangi kecemasan dan akan memperbaiki mood si perokok dan bertindak sebagai obat penenang dalam dosis rendah. Jika digunakan dalam dosis tinggi dapat meningkatkan rasa cemas dan ketakutan.

3. Mengatasi gejala Lupus dan kelainan autoimun

Ganja medis digunakan untuk mengobati penyakit autoimun Sistemik Lupus Ertyhematosus. Lupus merupakan penyakit yang menyerang dirinya sendiri tanpa alasan yang jelas. Beberapa bahan kimia dalam daun ganja memiliki efek yang menenangkan pada sistem kekebalan tubuh yang mungkin membantu mengatasi gejala Lupus.

4. Ganja melindungi otak setelah terkena stroke

Penelitian dari Universitas Nottingham menunjukkan bahwa ganja dapat membantu melindungi otak dari kerusakan akibat stroke, dengan mengurangi ukuran area yang terkena dampak stroke.

Ini bukanlah satu-satunya penelitian yang menunjukkan efek neuroprotective dari daun ganja tersebut. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman tersebut dapat membantu melindungi otak setelah kejadian traumatis lainnya, seperti gegar otak.

5. Memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer

Sebuah riset yang dipimpin oleh Kim Janda dari Scripps Research Institute telah mengemukakan daun ganja mungkin dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer. Studi tahun 2006, yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Pharmaceutics, menemukan bahwa THC, yaitu bahan kimia aktif dalam ganja memperlambat pembentukan plak amiloid dengan menghalangi enzim di otak yang membuatnya. Plak ini membunuh sel otak dan menyebabkan Alzheimer.