Benarkah Berenang Dapat Memicu Eksim Anak Kembali Kambuh?

Hidup Sehat – Eksim merupakan gangguan pada kulit yang sering menyerang pada anak – anak. Eksim merupakan penyakit yang bersifat kambuhan, yaitu hilangnya gejala tapi bisa muncul kembali sewaktu – waktu. Berenang disebut sebagai salah satu aktivitas yang dapat memicu kambuhnya eksim, apakah benar?

Benarkah Berenang Memicu Eksim Kambuh?

Anak dengan gejala eksim memiliki kulit yang sangat sensitive. Maka dari itu, butuh perhatian khusus dari anak sekaligus orang tua untuk menjaga kulitanaknya agar tetap sehat. Eksim menyebabkan kulit anak menjadi gatal – gatal. Selain itu kulit anak juga akan menjadi kering, berkerak, dan muncul bercak ruam.

Gangguan kulit yang seperti ini bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh anak – anak.  Akan tetapi yang paling umum disekitar siku, pergelangan tangan, belakang lutut, dan kaki. Saat kambuh, menggaruk kulit malah akan membuat eksim menjadi tambah parah. Beberapa aktivitas juga sering disebut dapat memicu kembali kambuh, salah satunya berenang. Air yang ada didalam kolam renang pada umumnya mengandung bahan kimia tambahan seperti klorin. Bahan kimia tersebut dikenal juga sebagai kaporit ini sebenarnya ditambahkan agar menjaga air kulam agar tetap jernih. Akan tetapi kadar klorin pada air kolam renang umumnya terkandung sangat cukup tinggi sehingga beresiko membuat kulit menjadi iritasi. Itu artinya pada yang yang telah mengandung klorin yang tinggi bisa memicu eksim kembali kambuh.

Tips Berenang Tanpa Memicu Kambuhnya Eksim Pada Anak

Meskipun bisa memicu eksim kambuh, anak dengan kondisi ini tetap boleh saja melakukan aktifitas berenang. Salah satu alternatifnya anda bisa mengajak anak berenang dikolam renang karet yang diisi air tawar bersih tanpa adanya bahan kimia. Jika anda tetap ingin mengajak anak pergi berenang di kolam renang umum tanpa masalah, ada beberapa tips yang bisa anda ikuti.

1. Konsultasi kepada dokter

Agar eksim tidak kembali kambuh, untuk itu terlebih dahulu konsultasi ke dokter sebelum berenang sangat dianjurkan. Jika dokter memberikan lampu hijau, anda tentunya boleh mengajak anak pergi berenang. Sebaliknya jika dokter melarang, maka anda harus memilik aktivitas lain yang menyenangkan dan pastinya lebih aman selain berenang.

2. Pastikan kondisi kulitnya sehat

Ini merupakan salah satu tips yang paling wajib anda lakukan agar berenang tidak sampai memicu eksim menjadi kambuh. Anda harus memastikan terlebih dahulu kulit anak dalam kondisi sebelum berenang. Kulit anak harus terbebas dari rasa gatal ataupun kula yang terbuka. Jika cuaca dingin sebaiknya anda tidak mengijinkannya berenang. Selain bisa turun hujan, udara yang dingin juga dapat membuat kulit semakin kering. Akibatnya eksim akan lebih rentan kambuh.

3. Oleskan pelembab dan tidak berenang terlalu lama

Memakai pelembab merupakan salah satu bagian dari perawatan eksim pada anak. Jadi jangan lupa akan membawa pelembab untuk anak kemanapun ia akan pergi. Satu jam sebelum berenang oleskan dahulu pelembab ataupun saleb ringan secara tebal dan merata pada bagian kulit. Jangan biarkan anak bermain air dan melakukan berenang tanpa kenal waktu. Berenang dengan terlalu lama dapat membuat kulit menjadi mengelupas dan mengering sehingga bisa memicu eksim. Ada bisa mengatur waktu ataupun memasang alrm pada ponsel anda sebagai pengingat.

Setelahnya ajaklah sikecil untuk membersihkan tubuhnya. Hal ini berguna untuk mencegah klorin yang bisa memicu eksim kambuh. Bersihkanlah tubuh anak dengan menggunakan air dan sabun mandi. Stelah itu keringkan dan oleskan kembali pelembab kulit ke tubuh anak.

4. Jangan lupa minum air putih

Dengan kondisi kulit yang kering selama atau setelah berenang bisa memicu eksim menjadi kambuh. Untuk itu asupan cairan dalam tubuh anak harus terpenuhi. Air yang masuk kedalam tubuh mampu menjaga kelembapan kulit. Jadi selalu ingatkan si anak untuk selalu minum air putih saat sedang berenang.

Eksim pada anak memang dapat kambuh karena berenang. Akan tetapi dengan melakukan berbagai persiapan dan menaati anjuran dari dokter, anak anda dan anak bisa tetap menikmati aktivitas dengan tenang.