Dampak Negatif Bagi Pemakai Obat Pelangsing Instan!

Hidup Sehat – Obat Pelangsing instan sudah sering sekali kita lihat di iklan maupun berita sosial media lainnya. Tetapi Iklan tersebut sudah di hapus dari salah satu sosial media Instagram. Hal tersebut di masalahkan terutama para pengguna di bawah Umur 18 Tahun, Tidak ada orang yang jarang kepincut untuk mengkonsumsinya.

Jansen Ongko Msc seorang ahli gizi mengatakan bahwa obat yang tren untuk pelangsing instan itu sangat tidak di anjurkan untuk di konsumsi karena ada dampak buruk untuk kesehatan kita. Yang terutama adalah kesehatan organ vital yaitu seperti jantung, ginjal, dan juga hati.

“Organ-organ tertentu seperti ginjal, jantung maupun hati akan menolak adanya obat tersebut dan mengalami kerusakan karena bekerja terlalu keras,” Ungkap Jansen Ongko Msc.

Nah, apa saja dampak buruk pada saat kita mengkonsumsi obat pelangsing tersebut? berikut ini penjelasan seorang ahli gizi Jensen

  • Ketergantungan: Yang sangat di khawatirkan yaitu adalah ketergantungan tubuh kita yang tidak bisa lepas untuk terus menerus mengkonsumsi obat tersebut. Hal tidak wajar akan muncul apabila kita tidak mengkonsumsinya lagi dan rasa yang timbul adalah berat badan justru naik. Atau timbul gejala kepala pusing atau tidak enak badan.

“Hal ini dikarenakan proses pembakaran hanya menggantungkan dari konsumsi obat pelangsing. Padahal seharusnya, pembakaran lemak wajib mengandalkan proses metabolisme tubuh. Cara kerja obat pelangsing ini sama halnya saat mengonsumsi alkohol, rokok ataupun narkoba. Kandungan penthremine yang ada di dalam obat pelangsing yang akan menyebabkan kecanduan,” Kata Jensen

  • Gangguan pencernaan: Ketika sedang mengkonsumsi obat pelangsing alami, ia justru akan memaksa untuk mengeluarkan lemak anda dengan cara tidak wajar. Maka dengan itu, hal ini akan memganggu sistem pencernaan.

  •  Sering BAB: Bahan Orlistat merupakan salah satu kandungan dari obat pelangsung. Kandungan ini yang akan memberikan para pengkonsumsinya selalu BAB. Orlistat akan memberikan rangsangan kontraksi usus besar sehingga BAB menjadi lancar. Jika anda selalu mengkonsumsinya secara terus menerus, maka anda mendapatkan gejala diare yang berkelanjutan sehingga anda sulit untuk beraktivitas.

  • Metabolisme tidak terkontrol: Pada saat Proses metabolisme, tubuh sangat membutuhkan makanan agar menghasilkan Kalori. Tetapi saat kita sedang mengkosumsi obat pelangsing instan, salah satu dari kandungannya akan mempengaruhi proses metabolisme dalam tubuh sehingga tidak dapat di kontrol.

“Organ-organ tertentu seperti ginjal, jantung maupun hati akan menolak adanya obat tersebut dan mengalami kerusakan karena bekerja terlalu keras,” Kata Jensen.

  • Detang Jantung Semakin cepat: efek samping dari pemakaian obat pelangsing adalah mempercepat detak jantung yang cenderung tidak teratur. Hal tersebut dapat disebabkan penyaringan obat di dalam darah membuat jantung bekerja keras untuk memompanya lebih kuat.

“Kandungan penthermine di dalam obat pelangsing menjadi salah satu yang menyebabkan jantung berdebar semakin cepat. Meningkatnya kerja detak jantung yang lebih cepat menyebabkan tekanan darah menjadi meningkat. Hal ini tentu bisa menjalar ke gangguan kardiovaskuler lainnya seperti stroke dan serangan jantung,” Sambung jensen.

  • Menyebabkan Komplikasi: jika mengonsumsi obat pelangsing terus-menerus bisa menyebabkan munculnya berbagai penyakit komplikasi serius yang berujung pada kematian.

“Adapun zat lain yang dianggap berbahaya seperti sibutramin, rimonabant (zimulti), dan phenytoin. Sejak tahun 2001, BPOM telah melarang penyebaran produk-produk yang mengandung bahan-bahan berbahaya ini,” Tegas Jensen.