Konsentrasi Menurun Akibat Kurang Tidur, Kenapa Bisa?

Hidup Sehat – Pada saat anda mengalami kurang tidur dan memaksakan diri anda untuk bertemu dengan teman, tidak jarang otak akan mengalami kesulitan untuk berfokus mencerna obrolan. Hal ini bisa membuat anda menjadi tidak produktif dan terkesan lamban. Akan tetapi terkadang sepele, kurang tidur juga ternyata memberikan dampak yang sangat besar pada kinerja tubuh pada hari itu juga. Mengapa kondisi ini bisa terjadi?

Apa yang akan terjadi pada otak jika kurang tidur?

Salah astu penyebab mengapa kurang tidur bisa membuat anda lusit untuk berfokus adalah kelelahan. Kelelahan yang akibat begadang semalaman dapat menurunkan kinerja sehingga suasana hati anda bisa memburuk. Pada malam hari, saat anda bersiap untuk tidur sesuai dengan jamnya, maka tubuh anak menurunkan kadar kortisol. Kortisol adalah hormone yang dilepaskan oleh manusia saat sedang stress dan memengaruhi kerja otak anda.

Ketika jam tidur anda terganggu, maka penurunan kadar kortisol dalam tubuh juga akan terganggu, akibatnya kinerja otak akan turur terganggu juga. Itu sebabnya, mereka yang mengalami kurang tidur biasanya lebih rentan terhadap stress dan perubahan mood. Sebaliknya, orang yang memiliki kebiasaan tidur yang baik dapat berdampak baik pula pada otaknya, terutama konsentrasinya.

Seperti yang telah dilansir oleh Every Health, sebuah penelitian terdahulu menyebutkan bahwa maslaah memori berhubungan dengan menurunnya suatu kadar oksigen. Akan tetapi, penelitian yang dilakukan pada 55 penderita sleep apnea malah justru membuktikan bahwa kadar kortisollah yang berperan sangat besar terhadap kemampuan berpikir.

Para penderita sleep apnea biasanya kesulitan tidur karena terbangun mendadak dan sesak napas. Mereka juga memiliki masalah dengan kadar oksigen dalam tubuhnya akibat sesak napas. Bagi mereka yang kualitas tidurnya buruk diketahui memiliki hormone stress seperti kortisol yang tinggi. Begitu juga orang – orang yang kurang tidur karena gaya hidup.

Usia juga sangat berpengaruh terhadap sulit konsentrasi ketika anda kurang tidur

Pada studi tahun 2007 yang telah dimuat dalam jurnal Neuropsychiatric Disease anda Treatment, dilaporkan bahwa sulit konsentrasi akibat kurang tidur juga dipengaruhi oleh usia. Selain tidur yang kurang, para lansia juga menunjukan penurunan kognitif dibandingkan mereka yang masih muda. Dalam penelitian tersebut disebabkan pula bahwa wanita juga memiliki kemampuan berkonsentrasi yang lebih lama dibandingkan oleh pria. Akan tetapi, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan metode yang berbeda – beda untuk membuktikan apakah jenis kelamin dan usia juga mempengaruhi kondisi ini.

Kurang tidur akan membuat anda jadi tidak tanggap

Selain sulit untuk berkonsentrasi, kurang tidur juga menyebabkan anda akan menjadi lambat bereaksi terhadap sesuatu. Hal ini tentu saja berbahaya, apalagi jika Anda menyetir atau bekerja di tempat yang membutuhkan respons cepat.

Misalnya saja, kurang tidur membuat Anda mengantuk saat menyetir sehingga sulit konsentrasi saat menghadapi jalanan. Menyetir dalam keadaan mengantuk sama dengan Anda menyetir sehabis minum alkohol 0.08%. Keduanya sama-sama berbahaya. Anda tentu sudah paham bahayanya sulit konsentrasi akibat kurang tidur. Untuk itu, upayakanlah untuk mendapatkan jam dan kualitas tidur yang baik, sekitar 7-9 jam. Kualitas tidur yang baik akan membuat mood Anda lebih baik dan aktivitas bisa berjalan lancar.