Mengenal Penyebab kaki Diabetes Dan Beragam Komplikasi Pada Kaki

Hidup Sehat – Kadar gula darah yang tikda terkontrol pada orang dengan diabetes dapat menyebabkan saraf – saraf di tubuh menjadi mati rasa dan kehilangan sensasi akibat kerusakan saraf. Inilah mangaka orang dengan diabetes neuropati tidak bisa merasakan sakit seperti orang normal lainnya yang tidak mengalami kerusakan saraf.

Orang dengan diabetes juga dapat mengalami kondisi peredaran darah yang buruk di kaki mereka, yang memperlambat proses penyembuhan sat kakinya terluka. Setiap luka yang lambat disembuhkan dapat meningkatkan resiko infeksi, bakteri dan dapat dengan mudah masuk ke luka yang terbuka dan luka potong.

Rutin periksa kaki juga termasuk yang sangat penting dari perawatan siabetes. Akan tetapi sayangnya, menurut sebuah cerita yang di publikasikan dalam jurnal Diabetic Medicine, sekitar 23-63 persen bagi penderita jarang memeriksa kaki mereka ataupun bahkan tidak memeriksa kakinya sama sekali.

Bagaimana agar bisa mencegah komplikasi kaki?

Selain makan makanan yang sehat guna mengontrol gula darah, ada beberapa langkah yang penderita diabetes dapat lakukan untuk mencegah komplikasi kaki. Untuk meningkatkan aliran darah ke bagian tubuh bawah, penderita diabetes harus berjalan secara teratur menggunakan sepatu yang pas di kaki,tertutup, dan nyaman. Bila perlu anda juga bisa membeli sepatu khusus diabetes yang kini sudah banyak dijual dipasaran. Berolahraga juga pastinya akan mengurangi hipertensi dan membuat berat badan anda turun sangat penting untuk peredaraan darah.

Periksa kaki anda secara rutin untuk setiap perubahan, termasuk adanya sakit, borok kulit, ataupun luka. Luka yang terbuka, luka pada kaki, ataupun luka gores harus dilaporkan ke dokter segera agar menjaga kaki anda sehat, ikutilah beberapa tips berikut ini:

  • Periksa kaki anda setiap hari, termasuk di antara jari kaki.
  • Kunjungi dokter jika anda melihat luka potong, luka terbuka, borok, luka dalam, kemerahan, bengkak, cacat, ataupun area yang panas.
  • Jangan berjalan tanpa alas kaki, bahkan disekitar rumah. Luka kecil dapat menjadi masalah besar. Berjalan di trotoar panas tanpa sepatu dapat menyebabkan kerusakan yang mungkin tidak terasa.
  • Jangan merokok, karena mempersempit pembuluh darah dan berkontribusi terhadap sirkulasi darah yang buruk.
  • Jaga kaki anda agar tetap bersih dan kering, jangan merendam kaki anda. Keringkan kaki anda, jangan digosok.
  • Lembabkan setelah dibersihkan, akan tetapi jangan diantara jari kaki.
  • Hindari iar panas, periksa suhu air kolam dengan tangan anda, bukan kaki anda.
  • Potonglah kuku setelah mandi. Dipotong lurus dan kemudian haluskan dengan kikir kuku secara lembut. periksa tepi tajam dan kutikula yang tidak pernah dipotong.
  • Gunakan batu apung untuk meredakan kapalan. Jangan pernah memotong kapalan sendiri, ataupun menggunakan obat kimia yang beredar dipasaran.
  • Kunjungi ahli penyakit kaki untuk kuku tambahan dan perawatan halus.
  • Kenakan sepatu dengan benar dan kaus kaki berserat (misalnya, katun atau wol). Jangan memakai sepatu baru selama lebih dari satu jam pada suatu waktu dan periksa kaki Anda -dengan hati-hati setelah melepaskan sepatu. Periksa di dalam sepatu Anda untuk daerah yang menonjol atau adanya benda lain sebelum Anda memakainya.
  • Hindari sepatu hak tinggi dan sepatu dengan ujung runcing.
  • Jika kaki Anda dingin, hangatkan dengan kaus kaki.
  • Goyangkan jari-jari kaki dan gerakkan pergelangan kaki Anda saat duduk, terutama dalam waktu lama.
  • Jangan menyilangkan kaki Anda, karena hal tersebut dapat menghambat aliran darah.
  • Jauhkan kedua kaki Anda dan angkat kaki Anda jika Anda memiliki cedera.

Kemungkinan bagi penderita diabetes untuk menghindari komplikasi kaki dapat terjadi jika mereka rajin dan menjaga kadar gula darah yang sehat. Namun, pemeriksaan harian kaki juga penting.