MSG Memiliki Sejumlah Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Hidup Sehat – Setelah Stroke dan Jantung, Kanker menduduki peringkat ke-3 sebagai penyebab kematian terbesar dari penyakit yang tidak menular  di Indonesia. Banyak faktor diduga  sebagai salah satu penyebab penyakit kanker menyerang salah satunya adalah gaya hidup dan pola makan.

Namun, ada beberapa mitos yang beredar mengenai penyebab dari penyakit kanker. Salah satu dari mitos yang paling marak mengenai penyebab kanker adalah karena mengonsumsi MSG.

Frof. Aru selaku praktisi onkologi menegaskan bahwa tidak ada hubungannya antara kanker dengan MSG. Karena Bahan Tambahan Pangan Penyedap Rasa (MSG) bukan terbuat dari zat kimia (sintetik) ataupun zat aditif melainkan terbuat tetes tebu melalui proses fermentasi.

Pembuatan Bahan Tambahan Pangan Penyedap Rasa (MSG) juga menggunakan tambahan 3 jenis zat yaitu: Asam Glutamat 78%, Natrium 12% dan Air 10%. Asam Glutamat sebagai zat utama merupakan Asam Amino yang sama dengan Asam Glutamat yang terkandung di dalam makanan alami yang dikonsumsi sehari-hari seperti Tomat, Susu, Keju dan makanan lainnya.
Dr. Kikunae Ikeda (1908) seorang ahli Jepang menemukan jamur yang digunakan untuk menambahkan rasa gurih pada MSG. Umami sendiri terbentuk dari asam glutamat dari ekstrak rumput laut, sedangkan Dr. Akira Kuninaka (1957) menemukan umami dari guanilat yang berasal dari jamur shiitake.

Jadi tidak heran MSG sangat mudah larut dan dapat mengalami metabolisme yang baik di dalam tubuh, karena MSG adalah salah satu Bahan Tambahan Pangan Penyedap Rasa yang paling aman. MSG juga memiliki izin untuk dikonsumsi berdasarkan peraturan Mendteri Kesehatan No.033 Tahun 2012 namun sesuai dengan takaran penggunaan secukupnya.