Sadari Bahaya yang Terjadi pada Tubuh saat Makan Mie Instan!

Hidup Sehat – Mie Instan tentu sudah diakui sebagai salah satu makanan yang paling disukai oleh masyarakat khususnya di Indonesia. Kini berbagai macam pilihan rasa dan merek mie instan juga semakin banyak ditemukan di pasaran. Bahkan beberapa di antaranya sudah sangat populer bukan hanya dalam negeri namun sampai ke luar negeri .

Meski Mie instan sudah sangat populer di Indonesia, namun tidak dipungkiri semua orang juga sudah tahu bahaya dari kandungan mie instan tersebut. Bagi pengonsumsian berlebih terhadap mie instan rentan menyebabkan penyakit kronis, seperti kanker, obesitas, serta dapat menyebabkan keguguran bagi ibu hamil, dan penyakit lainnya.

Disini akan diulik bagaimana mie instan dapat menyebabkan berbagai penyakit yang cukup berbahaya bagi kesehatan tersebut? Pembahasan kita kali ini akan memberikan penjelasan mengenai apa yang akan terjadi di dalam tubuh kita apabila kita sudah makan mie instan.

Dr. Braden Kuo dari Massachusetts General Hospital, Amerika Serikat melakukan sebuah penelitian bahwa mie instan ternyata sangat berpotensi secara aktif dalam mengganggu pencernaan manusia.

Sebuah fakta diketahui dari hasil rekaman kamera pintar dalam bentuk pil yang sudah dimasukkan ke dalam tubuh memperlihatkan tubuh kesusahan untuk menghancurkan mie instan.

Sebagai perbandingan juga dilakukan penelitian dengan menggunakan mie olahan sendiri. Hasilnya mie olahan sendrii sudah berhasil hancur dan dicerna dalam jangka waktu 2 jam saja sedangkan mie instan belum juga berhasil dihancurkan. Tentunya ini semakin menguatkan alasan mengapa mie instan dapat mengganggu kinerja sistem pencernaan di dalam tubuh. Mengonsumsi mie instan secara terus menerus dalam waktu yang berkepanjangan tentunya dapat mengacaukan metabolisme tubuh. Karena akumulasi zat kimia berbahaya seperti pengawet dan pewarna akan menjadi racun di dalam tubuh.

Masalah utama yang akan muncul sebagai dampaknya adalah rasa begah, susah BAB serta dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Mie instan sendiri juga kaya akan kandungan sodium yang berpotensi dapat menyebabkan darah tinggi, penyakit jantung, stroke serta kerusakan pada ginjal. Kandungan nutrisi pada mie instan hanya sedikit dibanding dengan kandungan zat adiktif serta senyawa beracun lainnya seperti Tersier Butil Hidroksi Quinolin (TBHQ) yang akan terserap oleh tubuh.

“Dari penelitian yang sudah dilakukan, terbukti bahwa mie instan sangat susah dicerna oleh tubuh sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menghancurkannya.” ucap Dr. Braden Kuo.

Namun, dari hasil penelitian tersebut pihaknya menganggap masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan sehingga Dr. Braden Kuo dan timnya akan berusaha kembali untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.