Penyebab Wanita Merokok serta Terjebak di Dalamnya

Hidup Sehat – St michael’s Hospital, Toronto melakukan studi tentang rokok terhadap 200 pasien. Hasil studi menyatakan sepertiga dari yang di survei rata-rata perempuan yang merokok di usia 56 tahun.

Dari hasil penelitian menyebutkan bahwa para wanita yang cenderung merokok untuk membantu menghadapi stress dari kenyataan masalah yang dihadapi dalam hidup. Hasil menunjukkan lebih dari seperempat pasien yang terlibat dalam penelitian memiliki masalah depresi atau gangguan kecemasan.

Tim peneliti menunjukkan kelompok gangguan kecemasan dan depresi memiliki jumlah lebih tinggi pada wanita. Sehingga itu yang menjadi alasan yang menyebabkan wanita sulit untuk berhenti merokok.

Cara otak bereaksi terhadap nikotin antara otak wanita berbeda dibandingkan dengan otak laki-laki. Sehingga perbedaan ini dianggap berpengaruh terhadap kemungkinan wanita untuk berhenti  merokok bila menggunakan produk pengganti nikotin lebih rendah, jelas Direktue Center For Tobacco Control di Northwell Health, Patricia Folan. “Beberapa wanita juga takut mengalami kenaikan berat badan setelah berhenti merokok.” Jelasnya.

Rokok dianggap menjadi alasan bagi wanita yang takut akan kenaikan berat badan. Namun hal tersebut tidak seharusnya menjadi alasan bagi perokok wanita untuk tetap melanjutkan kebiasaan buruk akan merokok. Namun ketahui ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar wanita tidak  mengalami kenaikan berat badan setelah berhenti merokok.

Patricia Folan menjawab “Stok makanan sehat, khususnya buah dan sayur, serta jaga hidrasi tubuh dengan air putih yang cukup dapat membantu menghindari kenaikan berat badan.” Dikatakan bahwa makanan memang akan terasa memiliki aroma dan cita rasa yang lebih baik setelah sang perokok berhenti merokok. Karena hal tersebut  yang menunjukkan bahwa kenaikan berat badan mungkin saja bisa terjadi setelah berhenti merokok.

Menyangkut hal ini, Patricia Folan memberikan penilaian  bahwa upaya untuk berhenti merokok perlu disusun dengan strategi yang baik, kombinasi antara penggunaan obat dan terapi perubahan perilaku dapat membantu wanita yang merokok karena stress untuk lebih mudah berhenti merokok.