Bahaya Diet Hanya Dengan Minum Jus

Hidup sehat – Saat ini masyarakat sedang dihadapi tren diet dengan mengandalkan jus buah dan sayuran. Ada berbagai alasan yang menjadi dasar mengapa banyak masyarakat menggunakan metode ini. Selain untuk menurunkan berat badan, dengan mengkonsumsi jus juga atau diet jus dapat dimanfaatkan untuk mendetoksifikasi atau mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Namun sebelum itu anda harus tahu bahaya dari diet yang anda lakukan hanya dengan meminum jus saja. Dan memang benar diet dengan hanya mengonsumsi jus buah dan sayur setiap hari mungkin sangat membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Dikarenakan Jumlah kalori yang terdapat di jud sedikit maka akan membuat tubuh Anda terpaksa membakar cadangan energi yang ada dalam tubuh untuk dapat menunjang aktivitas Anda. Namun terlebih dari itu diet dengan jus tampaknya tidak serta-merta membawa dampak yang baik bagi kesehatan Anda. karena anda tidak benar-benar diuntungkan ketika hanya mengonsumsi jus saja dalam waktu tertentu. Mengapa?

1 Memiliki Protein Yang Rendah

Untuk sayuran dan buah anda disarankan untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda. Namun apabila Anda hanya mengonsumsi satu jenis makanan dalam jangka waktu tertentu, hal ini tentu membuat Anda kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi Anda.Salah satu nutrisi yang sulit Anda penuhi saat melakukan metode ini adalah protein. Karena didalam buah dan sayur hanya memiliki kandungan protein yang sangat sedikit. Jadi kemungkinan untuk kekurangan protein mungkin bisa Anda alami saat Anda hanya mengonsumsi jus buah dan sayur setiap hari. Hal ini tentu dapat merugikan kesehatan Anda. Mengapa? Karena protein sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh Anda dan regenerasi otot. Kekurangan protein akan membuat Anda lebih rentan terkena penyakit serta massa otot Anda dapat berkurang.

2  Anda Akan Mudah Lapar

Jika Anda berencana untuk diet hanya dengan mengonsumsi jus saja setiap hari justru dapat membuat Anda tidak kenyang sehingga Anda tergoda untuk mengonsumsi makanan lain. Karena di dalam jus hanya mengandung serat dan protein dalam jumlah sedikit. Bahkan kandungan serat dalam jus bisa hilang hingga 90%. Padahal kandungan serat dan protein dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Tidak hanya serat dan protein kandungan nutrisi lainnya yang terdapat dalam buah dan sayur juga bisa hilang atau rusak.

Selain itu karena tekstur jus yang cair juga membuat tubuh tidak sadar bahwa ada kalori yang masuk. Dan penelitian telah menemukan bahwa otak tidak akan merespon kalori cair dalam cara yang sama seperti yang dilakukannya saat ada kalori padat yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini mungkin akan membuat Anda terus merasa lapar.

3 Rendah Kalori

Saat Anda melakukan diet jumlah kalori minimal yang seharusnya masuk ke dalam tubuh Anda adalah 1200 kalori. Jika kurang dari jumlah tersebut maka Anda berisiko untuk mengalami penyakit tertentu seperti batu empedu. Jus buah dan sayur tentunya mengandung kalori yang sangat sedikit walaupun Anda mengonsumsinya berkali-kali dalam sehari. dan Jika Anda hanya mengonsumsi jus buah dan sayur selama 10 hari maka tubuh Anda mungkin dapat mengartikan hal tersebut sebagai kelaparan sehingga tubuh akan meresponnya dengan memperlambat metabolisme Anda. Maka jika hal ini terjadi tentu dapat mengganggu metabolisme normal Anda.

4  Efek Samping Yang Akan Timbul

kebutuhan nutrisi yang kurang dapat membuat Anda mengalami efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin Anda rasakan dikarena hanya mengonsumsi jus adalah cepat lelah, sakit kepala, bau mulut, sulit berpikir, murung, sakit perut, dan juga kelaparan. Bahkan Anda juga mungkin mengalami masalah dengan pencernaan, seperti diare. Dan anda yang memiliki riwayat diabetes Hanya mengonsumsi jus juga tidak baik bagi Anda. Dikarenakan hal ini dapat mengganggu kadar gula darah dalam tubuh Anda. Untuk wanita yang sedang hamil atau menyusui juga tidak disarankan untuk melakukan diet dengan hanya meminum jus. diakrenakan pada saat hamil dan menyusui tubuh membutuhkan banyak sekali nutrisi yang tidak mungkin terpenuhi hanya dengan meminum jus. Orang yang memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh, penyakit jantung, penyakit hati, atau penyakit ginjal juga tidak disarankan untuk melakukan diet atau detoksifikasi dengan jus.

 

Sebagian orang yang melakukan detoksifikasi dengan jus mungkin berpikir metode ini dapat membantu tubuhnya untuk mengeluarkan racun. Namun, tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa racun atau senyawa berbahaya di dalam tubuh dapat benar-benar dikeluarkan saat Anda melakukan detoksifikasi dengan jus. Dan sebenarnya, tubuh Anda sendiri sudah mempunyai mekanisme khusus dalam hal membuang racun yang ada dalam tubuh. Jadi, Anda tidak benar-benar membutuhkan jus untuk detoksifikasi. Mengonsumsi buah dan sayuran utuh akan membawa dampak yang lebih baik untuk Anda, daripada hanya mengonsumsi jus.