Berikut Fakta Mengonsumsi Nasi Putih bisa Menyebabkan Kegemukan

Hidup Sehat – Tentunya hampir semua orang mengenal nasi. Karena nasi merupakan salah satu makanan pokok di Indonesia bahkan di hampir seluruh dunia yang paling populer. Namun banyak kesalahpahamam yang banyak beredar terkait dalam pengonsumsian nasi. Salah satunya adalah mengonsumsi nasi dapat menyebabkan kegemukan serta meningkatkan kadar gula darah.

Karena anggapan yang beredar menyebabkan kebanyakan orang yang hendak melakukan diet akan mengurangi konsumsi nasi. Nasi mengandung karbohidrat yang tinggi sehingga dianggap sebagai makanan terburuk bagi yang menjalani proses diet. Terkait demikian apakah benar adanya?

Menurut Times of India, Satu butir beras nasi terdiri dari tiga bagian yaitu kulit, biji, dan endosperm. Pada bagian kulit yang membungkus beras banyak mengandung serat, mineral, dan antioksidan. Sedangkan pada bagian biji lebih banyak mengandung nutrisi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan antioksidan. Pada bagian endosperm merupakan bagian terbesar dari butir beras yang banyak mengandung karbohidrat dan sedikit protein. Namun kini banyak oranng yang mulai beralih mengonsumsi nasi merah menggantikan nasi putih. Ketahui perbedaan nutrisi dari kedua jenis nasi tersebut.

  1. Nasi Merah

Nasi merah lebih banyak mengandung nutrisi bila dibandingkan dengan nasi putih, serta lebih kaya akan serat dan antioksidan.Kandungan yang terdapat di dalam satu butir beras merah sekitar 130 kalori, 29 gram karbohidrat, 2 gram protein, 0 gram lemak, dan beberapa vitamin berupa mangan , magnesium, fosfor, vitamin B6, dan selenium.

  1. Nasi Putih

Nasi putih merupakan yang paling populer karena dikonsumsi di hampir seluruh Negara di Asia. Untuk meningkatkan kualitas dari nasi biasanya dikonsumsi lepas dari kulitnya. Padahal justru menyebabkan banyak nutrisi yang terbuang dan menjadikan nasi hanya mengandung karbohidrat. Sehingga nasi merah menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan nasi putih. Kandungan yang terdapat di dalam satu butir beras putih sekitar 112 kalori, 24 gram karbohidrat, 2 gram serat, 1 gram lemak, dan beberapa nutrisi yang sama seperti yang terkandung dalam nasi merah.

Perbandingan dari kandungan nutrisi keduanya, tentunya sangat jelas bahwa nasi merah memiliki kandungan yang lebih sehat dibandingkan dengan nasi putih. Kandungan serat, nutrisi, dan senyawa nabati yang terdapat di dalam nasi merah bisa membuat kenyang lebih lama sehingga membuatmu bisa menekan untuk mengonsumsi kalori dengan jumlah yang lebih sedikit. Sehingga tidak heran banyak riset yang menyatakan bahwa nasi merah ampuh dalam membantu penurunan berat badan.

Mengenai nasi putih, banyak riset yang sudah dilakukan untuk mengaitkan antara konsumsi nasi putih dengan kenaikan berat badan cukup membingungkan. Beberapa hasil riset menyebutkan bahwa pola diet dengan banyak mengonsumsi nasi putih berpotensi menyebabkan kegemukan atau obesitas. Sedangkan hasil riset lainnya menyebutkan bahwa tidak adanya kaitan antara konsumsi nasi putih dengan obesitas. Namun fakta membuktikan nasi putih justru dapat dikaitkan dengan penurunan berat badan, jadi kesimpulannya adalah baik nasi merah maupun nasi putih bisa dijadikan sebagai menu diet.

Riset mengungkapkan, “ Sebenarnya kegemukan bergantung pada porsi makanan yang dikonsumsi. Setiap makanan yang dikonsumsi mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh kita. Namun jumlah porsinya yang dapat memberikan dampak. Sudah banyak bukti yang sudah menunjukkan bahwa nasi putih tidak dapat menyebabkan kegemukan. Melainkan semua tergantung pada jumlah nasi yang dikonsumsi dalam sehari.”

Dalam beberapa riset juga menyebutkan apapun itu makanannya, pengonsumsian makanan dalam porsi yang besar bisa meningkatkan asupan, Sehingga, bagi yang sedang menjalani diet, tidak perlu khawatir untuk makan nasi putih pada siang hari, tetapi yang perlu diperhatikan adalah semua tergantung pada porsinya. Dianjurkan untuk mengurangi konsumsi asupan menjadi lenih sedikit.