Dengan Ramuan Tradisional Cegah Kanker Serviks

Hidup Sehat – Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan khususnya bagi perempuan. Dilansir Global Cancer Observatory, pada tahun 2018 yang lalu adanya perkiraan sekitar 32.469 kasus mengenai kanker serviks per tahun yang terjadi di Indonesia dengan angka kematian mencapai hingga 18.279 orang.

Berdasarkan data tersebut, menjadikan Indonesia menduduki urutan kedua sebagai negara dengan kasus kanker seviks terbanyak di dunia. Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan resiko kanker serviks diantaranya adalah hubungan seks tidak aman, merokok, gaya hidup tidak sehat, daya tahan tubuh lemah, dan juga kelebihan berat badan. Dr dr Ina Rosalina SpA (K) M Kes, Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan dalam menekan resiko kanker serviks ini ramuan tradisional juga memiliki andil.

Usai seminar tentang Kanker Serviks diAuditorium BKKBN Jakarta TImur, dokter Ina mengatakan “ Kita bisa lho mencegah resiko-resiko serviks dengan ramuan atau bahan-bahan alami tradisional yang sudah biasa dikonsumsi oleh masyarakat kita.”

Menurut sang dokter, ramuan tradisional mungkin tidak bisa membantu dalam pengobatan, akan tetapi sangat bermanfaat dalam pencegahan kanker serviks. Bahan-bahan alami seperti jahe merah, pegagan, dan temulawak dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Dr Ina mengungkapkan bahwa dengan mengonsumsi rambuan tradisional tersebut secara rutin maka dapat meningkatkan daya tahan tubuh,sehingga bisa mencegah kanker serviks.

Selain itu, jati belanda, kemuning, dan mengkudu juga menurut sang dokter dapat dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan. Hal cukup mendukung karena apabila berat badan sudah turun serta ideal, secara otomatis dapat mengurangi resiko akan terjadinya kanker serviks.

Dr Ina menjelaskan bahwa kegemukan itu sangat berpengaruh pada resiko kanker serviks. Hal ini dikarenakan kegemukan itu berkaitan dengan hormonl dan sel-sel di dalam tubuh sehingga mencegah kegemukan (obesitas) itu merupakan jalan sederhana yang terbaik.

Di samping itu, ramuan tradisional juga baik dikonsumsi saat penderita kanker serviks menjalani kemoterapi. Menurut sang dokter, biasanya pasien akan mengalami mual-mual dan pusink saat menjalani kemoterapi. Ramuan tradisional berupa jahe dan kunyit cukup berguna untuk menjaga ketahanan tubuh pasien serta baik untuk meredakan mual.

“Saat menjalani kemoterapi pasien rentan mengalami mual bahkan muntah, untuk meredakannya dapat menggunakan ramuan tradisional,” ungkap Dr dr Ina Rosalina.