Ketahui Dampak Positif Mengganti Kopi dengan Teh Hijau

Hidup Sehat – Belakangan ini hadir gaya hidup yang populer di tengah masyarakat yaitu menikmati kopi. Hal ini tentunya dapat disaksikan langsung banyaknya gerai kopi yang semakin banyak hadir baik itu merupakan produksi lokal maupun ekspor. Di negara Amerika Serikat (AS) bahkan diketahui 64 persen penduduknya, setiap harinya mengonsumsi minimal satu cangkir kopi. Menyeruput kopi dilakukan setiap pagi hari sebelum aktifitas dimulai.

Selain itu, sebagian penduduk Amerika Serikat kini juga memilih untuk mengonsumsi teh hijau. Kandungan kafein juga terdapat pada teh hijau (Green Tea) meskipun tidak lebih banyak dari yang terkandung pada kopi. Akan tetapi kandungan kafeinnya cukup untuk memberikan manfaat.

Sejumlah manfaat kesehatan juga dimiliki the hijau. Mengonsumsi teh hijau dapat dijadikan alternatif bahkan pengganti kopi apabila merasa tidak puas.

Melalui Bustle dilansir dampak mengganti kopi dengan teh hijau yang dapat dirasakan tubuh.

Tubuh mengonsumsi jumlah kafein yang lebih sedikit

Kandungan kafein pada teh hijau lebih sedikit dibandingkan dengan kopi. Dr. Edo Paz, M.D. , seorang ahli jantung dan konsultan kesehatan mengatakan bahwa kandungan kafein yang terdapat di dalam teh hijau akan menyusut lebih jauh dibandingkan dengan kopi ketika keduanya diseduh.

Dikatakan bahwa jumlah kafein yang dalam the hijau juga bergantung pada jenis teh yang dipilih. Pada bagian ujung daun atau kuncup mengandung lebih sedikit kafein dari pada teh hijau bubuk. The hijau mengandung sekitar 20 hingga 30mg kafein . sehingga tidak akan membuat tubuh mengalami masalah saat tidak mengonsumsi kopi.

Membantu mengatasi masalah kecemasan dan tidur

Selain mengurangi kadar kafein, mengonsumsi teh hijau juga mambantu meredam kecemasan serta meningkatkan kualitas tidur. Sedangkan pada kopi, tingkat kandungan kafeinnya dapat berdampak negative pada orang sensitif terhadap kafein, seperti mengalami kecemasan, insomnia, serta efek peningkatan detak jantung atau tekanan darah. Sehingga akan ada baiknya untuk menurunkan kadar kafein dengan beralih mengganti kopi menjadi teh hijau.

Hal tersebut dapat mengurangi dampak kecemasan tubuh dan mengurangi gejala kelebihan stimulasi kafein namun tetap memberikan cukup manfaat kafein untuk memulai aktivitas di pagi hari.

Mendapat asupan lebih banyak antioksidan

Selain itu, the hijau juga mengandung berbagai senyawa atau bahan yang dapat membantu system kekebalan tubuh, melawan infeksi, dan menurunkan resiko penyakit. Dr Edo Paz menjelaskan bahwa kopi juga mengandung senyawa tersebut namun pada umumnya teh memiliki konsentrasi yang lebih tinggi.

Khususnya pada teh hijau memiliki beragam antioksidan yang telah terbukti mampu meningkatkan kesehatan. Salah satu antioksidan yang paling banyak terkandung di dalam teh hijau adalah katekin yang memiliki sifat antimikroba. Terbukti adanya senyawa tersebut mampu menurunkan resiko penyakit kardiovaskular, membantu mencegah penyakit degenerative, serta membantu fungsi ginjal dan hati.

Mengurangi peradangan

Sebuah riset pada tahun 2018 menemukan bahwa the hijau memiliki sifat anti-inflamasi yang mampu mengurangi tingkat peradangan. Peradangan disebutkan sebagai respon dari sistem kekebalan tubuh terhadap ancaman dan stress.

Dalam hal ini, kopi juga mampu mengurangi tingkat peradangan, namun sifat anti-inflamasinya lebih rendah. Sedangkan teh hijau mampu membantu mengatasi bagi Anda yang memiliki peradangan kronis.

Baik untuk kesehatan mulut

Senyawa anti-mikroba yang dikandung teh hijau dapat mengurangi resiko bakteri berbahaya tertentu yang menumpuk di mulut seiring waktu, sedangkan kopi hanya dapat meningkatkan resiko periodontitis infeksi gusi dan pewarnaan gigi.

Dengan mengganti mengonsumsi kopi menjadi teh hijau juga mampu membantu mengurangi populasi bakteri di dalam mulut. Hal tersebut tentunya dapat mencegah infeksi dan masalah pada mulut secara umum.

Tidak menghilangkan asupan kafein ke dalam tubuh

Kafein memiliki manfaat yang cukup penting bahkan dalam porsi kecil sekalipun. Kafein merupakan stimulan yang efektif untuk membantu meningkatkan kinerja fisik dan kewaspadaan mental.

Di samping itu, adanya riset yang membuktikan kafein mampu mengurangi diabetes tipe dua. Teh hijau diketahui mengandung kafein yang lebih kecil jika dibanding dengan kopi. Diketahui bahwa kafein dalam dosis kecil juga terbukti mampu membantu melindungi terhadap penyakit neurodegenerative seperti Alzheimer. Hanya dengan kafein dengan dosis kecil dapat membantu menjaga kesehatan dalam jangka yang panjang.