Kesehatan Yang Bisa Didapat Dari  Konsumsi Ubi Jalar

Hidup Sehat – Ubi jalar yang banyak diolah makanan dan cemilan dari ubi jalar pada saat ini yang sangat menggugah selera sekali. Karena makanan yang termasuk sayuran akar ini tidak hanya manis dan lezat tetapi kaya akan nutrisi yang penting bagi tubuh.

Ubi jalar ini sendiri dapat dimakan sepanjang tahu dan diolah menjadi makanan yang sangat lezat yang bisa dijadikan salah satu menu harian. Karena

dalam ubi jalar memiliki hanpir setengah dari kebutuhan vitamin C harian bahkan porsi yang sama  juga memasok 400 persen asupan vitamin A harian bagi tubuh. Kedua nutrisi ini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kekebalan tubuh seperti untuk mencegah flu pada saat musim dingin dan vitamin A juga dapat membantu menjaga kesehatan kulirt penglihatan, beserta fungsi organ.

Kandungan Nutrisi Mikro Pada Ubi Jalar

Dalam satu porsi ubi jalar akan menghasilakan sepertiga dari kebutuhan mangan yaitu mineral yang akan membantu menghasilkan kolagen dan meningkatkan kesehatan kulit dan tulang. Selain dari itu anda juga menerima 15-30 persen beberapa jenis vitamin dan mineral b yang mensukung energi juga termasuk  kalium.

Memiliki Kandungan Antioksidan Yang Kuat

Vitamin A dam C yang ada pada ubi jalar juga berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel akan penuaan dan juga penyakit. Dan kandunggan anti oksidan yang banyak pilih lah ubi ungu dikarenakan pigmen yang memberikan warna yang cantik tersebut mempunyai sifat antioksidan kuat.

Mengandung Anti – inflamasi

Peradangan tingkat rendah yang tidak terkendali akan meningkatkan resiko penyakit keronis yang mana termasuk diantaranya obesitas, diabetes tipe2, penyakit jantung, dan juga kanker. Senyawa anti-inflamasi alami yang ada pada ubi jalar terbukti dapat  meredakan peradangan di tingkat sel. Penelitian yang dilakukan pada hewan juga menunjukkan berkurangnya peradangan pada jaringan otak dan jaringan saraf setelah konsumsi ekstrak dari ubi jalar ungu.

Tidak Menyebabkan Lonjakan Pada Gula Darah

Sebagian orang mungkin menganggap ubi jalar bertepung sehingga berisiko pada gula darah. namun kandungan seratnya yang tinggi menjadikan saripati pada ubi lambat dicerna sehingga tidak akan meningkatkan kadar gula darah dan insulin. Satu porsi ubi jalar panggang menyediakan sekitar 6 gram serat, yang mana lebih dari seperempat kebutuhan minimum harian.

Membantu Dalam Mengatur Tekanan Darah

Satu cangkir ubi jalar yang dipanggang di kulitnya mengandung 950 mg Kalium. Jumlah ini dua kali lipat jumlah yang terkandung dalam pisang berukuran sedang. Kalium pada dasarnya berfungsi membersihkan kelebihan natrium dan cairan dari dalam tubuh juga menurunkan tekanan darah dan mengurangi ketegangan pada jantung. Kalium juga membantu mengatur ritme jantung dan kontraksi otot. Menurut Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional AS, kurang dari 2 persen orang Amerika memenuhi target potasium harian yang disarankan sebesar 4.700 mg.

Membantu dalam Penurunan Berat Badan

Sekitar 12 persen dari pati yang ada pada ubi jalar adalah pati resisten seperti serat yang tidak dapat dicerna dan diserap tubuh Anda. Makan pada satu studi menemukan bahwa mengganti hanya 5,4 persen dari total asupan karbohidrat dengan pati resisten menghasilkan peningkatan 20 hingga 30 persen peruses pembakaran lemak setelah makan. Bahkan Pati resisten juga mendorong tubuh untuk memompa lebih banyak hormon yang memicu rasa kenyang.

Cara agar dapat makan lebih banyak ubi jalar

Ubi jalar yang dipanggang dengan taburan bumbu kayu manis dan sirup maple akan meningkatkan rasa alami dari ubi jalar. Makanan ini juga dapat dipanggang, ditumbuk dan dijadikan oat semalaman. Pilihan lainnya adalah smoothies dengan campuran kaldu sayuran organik rendah sodium sebagai dasar sup.  Ubi jalar panggang adalah tambahan yang mengenyangkan untuk salad sayuran. Anda juga dapat memuaskan keinginan makan kentang goreng dengan menggantinya dengan irisan ubi jalar panggang. Aneka hidangan penutup dari ubi jalar seperti puding, pai hingga brownies ubi jalar adalah alternatif yang lebih baik.