Kenali Tanda Terlalu Banyak Minum Air

Hidup Sehat – Semua makhluk hidup memerlukan air, tidak terkecuali dengan manusia. Sekitar 60% dari berat badan manusia terdiri atas cairan. Tidak heran tubuh manusia membutuhkan air yang cukup untuk menjalankan fungsinya. Minum merupakan salah satu cara memenuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh. Namun bilamana yang terjadi apabila justru kebanyakan minum air?

Para pakar diet mengingatkan sangatlah penting untuk minum air yang cukup agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Kebanyakan orang sangat memperhatikan tanda-tanda dehidrasi, akan tetapi ketahuilah overhidrasi juga sama berbahaya bagi tubuh. Minum air yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan keracunan yang dikenal dengan hiponatremia.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan bagian dalam sel membesar yang disebabkan oleh kadar natrium rendah yang tidak normal di dalam aliran darah. Kondisi terparah yang disebabkan dari keracunan air yaitu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang dapat melemahkan, misalnya kejang, koma dan bahkan kematian.

Dilansir melalui The Healthy, berikut tanda overhidrasi.

Terus mengisi botol minuman

Dalam menjalani rutinitasnya, banyak yang tidak lupa untuk membawa botol minuman sepanjang hari dan tidak lupa untuk mengisi kembali sesaat setelah habis. Kondisi tersebut menyebabkan Anda mungkin minum terlalu banyak air. Menambahkan asupan air secara terus-menerus ke dalam tubuh bisa menyebabkan kadar natrium yang rendah dalam darah.

Keadaan tersebut dapat menyebabkan pembengkakan semua sel pada tubuh. Seorang professor sains olahraga di Universitas Oakland di Rochester, MI, Tamara Hew-Butler, PhD, menyatakan kondisi demikian akan menjadi sangat berbahaya saat otak mulai mengalami pembengkakan. “Otak Anda hanya dapat membengkak sekitar 8 hingga 10 persen sebelum mencapai tengkorak dan mendorong batang otak Anda keluar,” jelas Tamara Hew-Butler.

Minum air saat tidak haus

Salah satu cara terbaik mengetahui kondisi dimana tubuh benar membutuhkan lebih banyak asupan air adalah saat Anda merasakan haus . Tubuh manusia diprogram untuk melawan dehidrasi karena kita selalu hidup dalam ketakutan tidak cukup. “ Tubuh manusia memiliki semua mekanisme bawaan tersebut untuk melindungi kita dari itu,” jelas Tamara Hew-Butler.

Terus minum air sampai air seni jernih

Apabila Anda minum air dalam jumlah yang dibutuhkan tubuh, warna urine seharusnya berwarna kuning transparan. Meski diyakini kebanyakan orang, air seni jernih adalah tanda hidrasi tubuh yang paling sehat, namun memiliki air seni tanpa pigmentasi sama sekali juga bisa jadi tanda minum terlalu banyak air.

Hampir kebanyakan orang meyakini bahwa minum 8 hingga 10 gelas air setiap harinya dianggap jumlah yang normal dibutuhkan tubuh. Akan tetapi yang perlu diketahui, sebenarnya saran ini bervariasi dan bergantung pada tinggi badan, berat badan, serta pola latihan individu.

Sering buang air saat malam hari

Kemungkinan yang sering terjadi saat Anda minum terlalu banyak air, menjadikan Anda sering terbangun di tengah malam untuk menggunakan kamar mandi. Menurut Klinik Cleveland, umumnya kebanyakan orang buang air kecil antara enam hingga delapan kali sehari.

Apabila Anda buang air kecil lebih dari sepuluh kali sehari, kemungkinan Anda minum air lebih banyak dari jumlah yang dibutuhkan tubuh. Di samping itu, penyebab lainnya termasuk kandung kemih yang terlalu aktif dan bisa juga disebabkan oleh kafein.

Mencegah buang air kecil di malam hari bisa dilakukan dengan minum segelas air terakhir beberapa jam sebelum tidur, agar dapat memberikan jeda waktu untuk ginjal menyaring air di dalam tubuh.

Mual dan muntah

Menurut Tamara Hew-Butler, gejala overhidrasi yang ditimbulkan sangat mirip dengan dehidrasi. Saat minum terlalu banyak air, akan membuat ginjal menjadi tidak mampu membuang kelebihan cairan, sehingga air mulai mengumpul di dalam tubuh.

Kondisi demikian yang dapat menyebabkan beberapa gejala yang tidak diharapkan, seperti mual, muntah, bahkan diare. Akan tetapi bagi Anda yang merasakan stress, mungkin inilah saatnya Anda butuh minum air.