Tips Untuk Menjaga Kesehatan Otak

Hidup Sehat – Memiliki otak yang sehat ternyata dapat mempengaruhi mood, konsentrasi, energi, mengurangi stres, bahkan mengembalikan keseimbangan hormon. Semakin sehat otak Anda maka kinerjanya akan semakin baik. Memiliki otak yang sehat akan mengurangi resiko akan terkena penyakit kronis seperti demensia.

Memiliki otak yang sehat ternyata mempengaruhi mood, konsentrasi, energi, mengurangi stres, bahkan mengembalikan keseimbangan hormon. Semakin sehat otak Anda maka kinerjanya akan semakin baik. Otak yang sehat juga akan mengurangi risiko anda terkena penyakit kronis, contohnya demensia.

 

Dikutip dari Psychology Today ternyata ada cara untuk menjaga agar otak Anda tetap sehat. Salah satunya dengan melakukan “diet sehat otak”. Diet sehat untuk otak sebenarnya adalah diet yang sama seperti yang dilakukan untuk diet tubuh Anda. Diet ini dilakukan dengan mengonsumsi aneka makanan sehat yang tepat. Berikut ini beberapa tips diet sehat yang bisa anda jalankan untuk menjaga kesehatan otak.

  1. Menghindari Makanan Siap Saji

Masak dan konsumsilah makanan-makanan sehat seperti makanan laut, daging merah, unggas, telur, sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan (almond, kenari dll) dan hindari untuk mengonsumsi makanan yang siap saji.

Sangat disarankan untuk menghindari mengkonsumsi biji-bijian (gandum, jagung, beras, dll) dan untuk jenis keluarga kacang polong seperti kacang polong, kacang lentil, hummus, kedelai, dan lain-lain karena mereka memiliki nutrisi rendah dan kandungan antihara dan lektin yang tinggi yang berisiko terhadap kesehatan manusia.

  1. Perbanyak Minum Air Putih

Minum air mineral murni tanpa ada dicampur pemanis apapun merupakan yang terbaik. Dikarenakan meminum minuman manis sangat berbahaya disebabkan dapat mempercepat proses rusaknya metabolisme.

  1. Konsumsilah Minyak Yang Mengandung Omega 3

Hindari untuk mengkonsumsi minyak sayur dari biji-bijian yang diolah dari kedelai, safflower, dan minyak jagung. Karena minyak biji-bijian yang diproduksi secara industri cenderung mengandung asam lemak omega-6 yang sangat tinggi dan dapat meningkatkan peradangan dan melawan asam lemak omega-3 yang dibutuhkan otak dan sistem kekebalan tubuh kita untuk dapat berfungsi dengan baik.

Contoh pilihan lemak yang lebih sehat adalah lemak hewani (lemak sapi,ayam, babi) minyak zaitun, minyak alpukat, dan minyak kelapa.

  1. Hindari Karbohidrat Olahan

Konsentrat, gula dan pati yang diproses dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin yang tidak wajar sehingga bisa mengganggu kestabilan kimia otak dan merusak metabolisme sel otak. Seperti gula, tepung, sari buah, dan sereal olahan.

  1. Sertakan Protein Hewani

Konsumsilah secara teratur-makanan laut, unggas, daging merah, telur, dan yang lainnya. Karena kenyataannya protein tumbuhan akan lebih sulit dicerna dan diserap.

  1. Minimalkan Mengkonsumsi Alkohol dan Kafein

Minimalkan dalam konsumsi alkohol dan kafein terutama jika Anda memiliki kegelisahan atau insomnia. Dikarenakan alkohol akan mengakibatkan rusaknya sel-sel otak dan menekan sistem saraf pusat.

Minum alkohol yang berlebihan juga bisa menyebabkan masalah kesehatan serius yang berhubungan dengan kognitif dan memori. Sementara jika kafein dapat menyebabkan gejala kecemasan termasuk di antaranya adalah serangan panik dan masalah psikologis lainnya termasuk perilaku obsesif dan skizofrenia.

  1. Meyeimbangkan Kadar Insulin

Resistensi insulin telah diidentifikasi sebagai penyebab utama dalam kebanyakan kasus penyakit alzheimer dan gejala depresi, gangguan bipolar dan kelainan psikotik. Jika Anda resisten terhadap insulin, lakukan langkah segera untuk menurunkan kadar insulin Anda dengan diet dan juga olahraga.

Mengatasi resistensi insulin dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat dan mengurani resiko Anda terhadap berbagai kondisi medis kronis, termasuk diabetes dan penyakit jantung, dan beberapa bentuk kanker.

  1. Penuhi Kandungan Zat Besi

Otak sangat membutuhkan zat besi untuk dapat memproduksi neurotransmiter (serotonin, dopamin dan norepinephrine), pembentukan energi otak, fungsi hippocampal (memori), dan pensinyalan sel. Jika anda kekurangan zat besi, tingkatkan asupan dengan daging merah, daging organ, dan atau kerang dan kurangi asupan makanan nabati yang dapat  mengganggu penyerapan zat besi.

  1. Kekurangan Vitamin B12

Tanpa adanya vitamin esensial ini maka tubuh tidak dapat mensintesis DNA, RNA, sel darah merah, atau mielin (zat yang membungkus dan mengisolasi sirkuit otak kita). Tidak mengherankan, defisiensi B12 dapat menyebabkan seluruh masalah serius psikiatri, termasuk depresi, psikosis, masalah memori, mania, dan perubahan perilaku ataupun kepribadian. Jika Anda memiliki kekurangan gizi sederhana B12, tingkatkan asupan daging merah, kerang, dan atau daging organ. Suplemen mungkin diperlukan dalam beberapa kasus, dan wajib bagi mereka yang memilih pola makan nabati.

  1. Olahraga Yang Tepat

Temukan bentuk olahraga yang bisa Anda nikmati dan jadikan sebagai bagian dari hidup Anda setiap hari jika Anda bisa dan minimal setidaknya tiga kali seminggu. Latih dan tingkatkan kekuatan otot Anda dengan berlari, hal ini juga dapat mengurangi resiko terhadap resistensi insulin.