Gejala Penyakit Maag, Penyebab, Dan Cara Mengatasinya

Hidup Sehat – Penyakit maag atau dalam dunia kedokteran yang disebut gastritis yang mana merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya peradangan pada lapisan lambung.

Peradangan ini akan menimbulkan rasa perih dan juga sakit pada bagian perut dan masyarakat banyak yang beraggapan bahwa penyakit  maag muncul disebabkan pola makan yang tidak teratur ataupun telambat makan. Padahal penyakit maag tidak sesederhana itu karena penyalit maag sendiri dalam kondisi tertentu harus diwaspadai misalnya saja maag yang terjadi pada orang yang berusia diatas 50 tahun. Gejala penyakit maag harus segera mendapatkan penanganan khusus karena bisa saja ada kaitan dengan kondisi jatung pasien.

Untuk dapat memahami penyakit maag lebih jauh tentang penyakit maag dimulai dari peyebab hingga cara untuk mengatasinya berikut kami rangkumkan dari berbagai sumber yang bisa dipercaya beberapa hal tentang penyakit maag yang harus anda pahami.

Penyakit Maag

Penyakit maag atau bahasa kedokterannya gastritis adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut masalah yang terjadi dalam sistem pencernaan yang mana terkait dengan peradangan pada bagian lapisan lambung. Pada umumnya peradangan yang terjadi pada lambung dikarenakan infeksi dari bakteri. Namun penyakit maag ini di bagi menjadi dua bagian yaitu penyakit maag akut dan penyakit maag kronis.

Untuk penyakit maag yang terjadi secara tiba-tiba disebut penyakit maag akut sedangkan penyakit maag yang kronis terjadi secara perlahan-lahan seiring berjalannya waktu. Penyakit maag sendiri dalam beberapa kondisi yang serius dapat menyebabkan kondisi penyakit yang lebih parah seperti bisul ataupun kanker dalam lambung. Namun pada umumnya sebagian penderita penyakit maag yang diderita masyarakat ialah jenis penyakit maag akut yang dapat diatasi dengan cepat dan banyak cara  yang bisa digunakan untuk mengatasi gejala penyakit maag.

Gejala Penyakit Maag

Untuk gejala penyakit maag sendiri bisa kapan saja muncul dan penyakit maag ini sediri dapat dengan baik ada kenali dengan beberapa gejala yang umumnya terjadi pada pasien penderita penyakit maag akut seperti berikut ini.  Timbulnya rasa mual, muntah, munculnya rasa kenyang di perut bagian atas setelah anda makan, adanya rasa sakit seperti terbakar di perut bagian atas yang bisa membaik dengan makan atau bisa juga sebaliknya.

Penderita penyakit maag terkadang tidak menyadari gejala yang dialami dari penyakit maag karena tidak semua penyakit maag menunjukan gejala ataupun tanda-tanda. Dan yang perlu diwaspadai dari penyakit maag disaat gejal yang timbul menjadi semakin parah seperti gejala yang terjadi berulang ulang dalam satu pekan tanpa berhenti. Maka jika kondisi tersebut yang terjadi disarankan agar segera memeriksakan diri ke dokter untuk dapat mengantisipasi kondisi yang terburuk terjadi.

Gejala dari penyakit maag lainnya yang tak ka;ah parahnya adalah munculnya rasa yang tidak nyaman pada perut sesaat setelah mengonsumsi obat, dan muntah darah. Kondisi ini diharuskan sesegera mungkin diberikan penanganan khusus terhadap penderita.

Penyebab Dari Penyakit Maag

Gejala maag di atas biasa terjadi disebabkan adanya peradangan yang terjadi pada lapisan perut. Peradangan ini umumnya bisa terjadi akibat infeksi dari bakteri Helicobacter pylori yang mengakibatkan luka pada lapisan lambung. Luka yang terjadi akibat infeksi bakteri ini menyebabkan cairan dalam pencernaan merusak lapisan perut, sehingga muncul rasa sakit seperti terbakar pada bagian perut saat penyakit maag kambuh. Yang lebih buruknya lagi, gejala maag bisa semakin bertambah parah apabila pasien terkena penyakit Crohn dan sarkoidosis. Yaitu dimana Kondisi sel-sel peradangan dalam tubuh berkumpul pada satu tempat. Peradangan yang sebelumnya sudah terjadi akan menjadi lebih parah dan terasa lebih sakit. Selain kondisi peradangan dalam lambung yang bertambah parah, penyakit maag juga dapat memburuk apabila penderita mengalami stres. Kondisi ini akan membuat saraf mengeluarkan hormon berlebihan dan dapat mengganggu kinerja lambung.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Penyakit Maag

Peradangan pada lambung yang di akibat infeksi bakteri menjadi penyebab utama maag. Di samping itu, ada banyak lagi kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit maag. Seperti beberapa faktor berikut ini:

Merokok dan diet ketat, menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko maag karena dapat membuat bakteri penyebab maag tumbuh dengan baik. Konsumsi obat pereda nyeri yang berlebihan, juga menjadi faktor meningkatnya risiko maag karena kandungan dalam obat tersebut dapat mengikis lapisan dari pelindung lambung. Faktor usia, semakin orang bertambah usianya maka ia akan mengalami penipisan lapisan lambung sehingga dapat meningkatkan resiko maag. Konsumsi alkohol juga menjadi salah satu faktor peningkatan resiko maag. Kondisi lain yang dapat menyebabkan peningkatan risiko maag ialah kondisi seseorang yang mengalami gastritis autoimun, HIV AIDS, dan penyakit infeksi parasit.

Cara Mengatasi Penyakit Maag

Untuk mencegah penyakit maag, Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan. Namun, apabila sudah menderita maag, berikut beberapa cara yang bisa anda gunakan untuk mengatasi maag saat kambuh: Mengonsumsi antasida untuk menetralkan asam lambung. Mengonsumsi obat penghambat pompa proton (PPI) untuk meminimalkan produksi kadar asam lambung. Mengonsumsi antibiotik untuk menghambat pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori. Untuk meredakan rasa nyeri saat maag kambuh, konsumsi alginate atau obat antidepresan. Namun, untuk mengonsumsi obat tersebut, Sahabat Dream harus mendapatkan resep dokter terlebih dahulu dan jangan sembarangan mengonsumsi obat-obatan. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.