Manfaat Biji Basil bagi Kesehatan Tubuh

Hidup Sehat – Berbagai masalah kesehatan diketahui dapat ditangani dengan mengonsumsi biji-bijian. Salah satu biji-bijian yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh adalah biji basil atau yang biasa disebut dengan biji falooda.

Biji basil biasanya dikonsumsi setelah direndam  dalam air. Kandungan dari dua sendok the biji basil hanya terdiri dari 40 kalori. Akan tetapi jangan menyepelekan biji basil tersebut, karena mengandung padat nutrisi. Biji basil yang direndam dalam satu cangkir air hangat dengan durasi 15 menit mampu menyebabkan biji tersebut membengkak dan melepaskan antioksidan yang dapat bermanfaat bagi enzim pencernaan.

Sekilas biji basil yang tampak sama seperti biji chia ini mengandung kaya akan protein, karbohidrat dan lemak essensial. Biji ini juga mengandung kaya akan zat besi dan vitamin K. Bahan makanan ini dapat dikombinasikan dengan ditambahkan ke berbagai hidangan untuk meningkatkan nilai gizinya. Biji basil juga sering digunakan sebagai hiasan (garnish) untuk minuman dan makanan penutup.

Dilansir melalui Indian Express, biji basil mempunyai khasiat lainnya seperti menyembuhkan pilek dan batuk. Biji tersebut memiliki sifat antipasmodik yang dapat membantu mengendalikan batuk dan memperkuat kekebalan tubuh.  Flavonoid seperti vicenin, orientin, dan beta karoten membantu memperkuat system pertahanan tubuh.

Biji basil menganndung kadar asam lemak Omega-3 yang tinggi sehingga dapat meningkatkan metabolisme pembakaran lemak dalam tubuh serta membantu penurunan berat badan. Biji basil mengandung cukup banyak serat yang mampu membuat perut merasa kenyang yang lebih lama dan dapat menahan keinginan makan yang secara tiba-tiba. Biji ini bisa ditambahkan ke semangkuk yogurt atau bisa juga menaburnya sedikit ke dalam salad buah yang dapat menjadi cemilan untuk mengendalikan nafsu makan.

Biji basil dapat mengontrol gula darah, sehingga biji ini dianggap baik bagi para penderita diabetes mellitus tipe dua. Mengonsumsi biji basil dapat membantu memperlambat perubahan karbohidrat menjadi glukosa.

Biji basil dapat berfungsi sebagai detoksifikasi dalam mengatur pergerakan usus halus sehingga berkhasiat untuk meredakan sembelit dan kembung. Biji ini diketahui mengandung minyak atsiri yang dapat membantu menjaga saluran pencernaan agar tetap bersih.

Biji basil mampu menetralkan efek asam HCL dalam tubuh. Diketahui biji ini memiliki fungsi diuretik yang dapat mengeluarkan racun dari tubuh sehingga dapat membantu menetralkan efek asam HCL di dalam tubuh. Biji basil yang direndam penuh dengan air dapat menenangkan lapisan perut dan menghilangkan sensasi terbakar.

Sebaiknya biji basil tidak dikonsumsi oleh wanita hamil dan anak-anak. Anak-anak juga rentan tersendak saat mengonsumsi biji basil yang tidak dicampurkan dengan air. Di samping itu, biji basil juga mampu menurunkan kadar estrogen pada wanita yang sedang hamil. Demikian dianjurkan kepada para wanita hamil sebaiknya memeriksakan diri terlebih dahulu dan lakukan konsultasi dengan dokter.