Meskipun Sesama Paprika, Jika Berbeda Warna, Rasa Dan Gizinya Juga Berbeda

Hidup Sehat – Banyak orang-orang masih berfikir kalau semua paprika itu sama. Padahal, meskipun 1 jenis dan hanya berbeda warna, itu sangat mempengaruhi rasa dan gizinya. Bukan hanya gizi dan rasa, bahkan harganya juga ikut berbeda-beda. Banyak orang- orang bertanya-tanya mengapa paprika merah, hijau, kuning, dan orange memiliki harga yang berbeda.

Walaupun paprika berasal dari tanaman yang sama, ada dua faktor utama mengapa warnanya bisa berbeda, yakni waktu panen dan tingkat pematangan. Awalnya, semua paprika berwarna hijau dan kemudian berubah warna saat tumbuh. Paprika hijau berubah menjadi kuning atau oranye sebelum mencapai warna merah yang paling matang. Paprika kuning, oranye, dan merah memiliki harga yang lebih mahal daripada hijau karena memakan lebih banyak waktu untuk memanen. Semakin lama bertahan rambatannya, semakin manis rasa paprika dan semakin banyak nilai gizi yang dimilikinya. Juga, warna yang berbeda memiliki daya tahan simpan yang berbeda pula.

Namun, perbedaan warna itulah yang perlu Anda perhatikan bila tujuan memasak paprika adalah untuk mendapatkan rasa dan nutrisi terbaiknya. Saat paprika dipetik lebih awal, rasanya menjadi kurang kurang manis di samping mengandung lebih sedikit vitamin A, C, dan B6. Bila dijabarkan, paprika hijau memiliki rasa getir bahkan pahit dan memiliki nutrisi yang sedikit. Paprika kuning dan oranye memiliki rasa sedikit manis dengan kandungan vitamin yang lebih banyak dibandingkan paprika hijau. Sedangkan paprika merah menyajikan rasa manis terbaik dan mengandung cukup banyak vitamin karena melalui proses pematangan yang sempurna.

Jadi, sangat disarankan bagi Anda yang jika tujuan memasak paprika adalah rasa dan nutrisi, pilihlah paprika merah. Karena selain rasanya yang lebih manis daripada paprika yang lainnya, paprika merah memiliki manfaat untuk mempertajam penglihatan, menurunkan berat badan, mengontrol gula darah, menurunkan kolesterol, mencegah kanker, merawat arthritis, menjaga sistem pencernaan, meningkatkan kesehatan system saraf.