Inilah 5 Bahaya Kesepian Bagi Kesehatan!

Hidup Sehat – Sebagian orang, tak bisa mengelak dari rasa kesepian. Rasa kesepian tidak dilihat dari jumlah orang yang berada di sekitar kita. Dengan banyak orang di sekeliling kita, bukan berarti tidak bisa mengalami rasa kesepian . Kesepian sendiri merupakan perasaan yang muncul dari kurangnya koneksi atau hubungan dengan orang lain.

Kesepian juga bukan hanya sekadar rasa biasa. Penelitian menunjukkan, kesepian kronis dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Para ahli menemukan efek kesepian dengan kesehatan mental dan fisik. Berikut lima hal penting yang dapat muncul memengaruhi tubuh karena rasa kesepian.

1. Dapat memengaruhi otak
Penelitian membuktikan, perasaan kesepian memicu aktivitas di beberapa bagian otak yang dapat menyebabkan rasa sakit fisik.

Dilansir oleh CNN, seorang ahli bedah saraf Sanjay Gupta mengungkapkan, pada kesepian kronis kadar hormon stres kortisol meningkat lebih tinggi di pagi hari daripada orang yang lebih terhubung secara sosial.

Selain itu, saat merasa kesepian, tubuh mengirimkan sinyal pada otak bahwa terdapat ancaman untuk bertahan hidup. Hubungan dengan orang lain yang terjalin dengan baik memberikan rasa aman untuk berlindung, dan makanan. Sebaliknya, rasa kesepian berarti ancaman dalam perlindungan dan makanan.

2. Tidur menjadi tidak nyenyak
Studi menunjukkan, orang-orang yang merasa kesepian cenderung mengalami susah tidur di malam hari. Peneliti bahkan menemukan hubungan kesepian dan gangguan tidur tetap dapat muncul ketika seseorang sudah memiliki pasangan. Hasil penelitian ini juga menemukan perbedaan kecil pada tingkat kesepian seseorang akan langsung terlihat dalam tidur mereka.

3. Meningkatkan risiko demensia
Penelitian pada 2.200 orang dewasa di Amsterdam, Belanda, menunjukkan orang yang merasa kesepian walaupun tinggal bersama lebih mungkin mengalami demensia dibandingkan orang yang hidup sendirian tapi tidak merasa kesepian.

Demensia merupakan kondisi penurunan fungsi otak yang mengganggu kehidupan sehari-hari seperti hilang memori, pikiran, kemampuan berbicara, dan kemampuan motorik. Para peneliti menemukan bahwa perasaan kesepian meningkatkan risiko demensia sebesar 64 persen. Hal ini terjadi karena demensia berhubungan dengan perubahan suasana hati.

4. Menyebabkan kematian dini
Dua penelitian menemukan, kesepian dan hidup seorang diri dapat meningkatkan resiko kematian dini. Penelitian yang dilakukan pada 45 ribu orang menunjukkan bahwa orang yang hidup sendiri lebih mungkin terkena serangan jantung, stroke, dan komplikasi lain dibandingkan dengan seseorang yang hidup bersama keluarga atau teman.

Studi lain menunjukkan, orang yang mengakui mengalami kesepian, 45 persen lebih besar akan meninggal dunia dalam waktu dekat atau selama enam tahun.

5. Dapat menghancurkan jantung
Rasa kesepian tak hanya membuat hati menjadi sesak. Penelitian yang ada menunjukkan bahwa orang yang mengalami kesepian kronis lebih mungkin menunjukkan inflamasi dan kerusakan jaringan, termasuk organ jantung. Inflamasi dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit jantung dan kanker.

Untuk menghindari rasa kesepian, mulai lah menjalin hubungan baik dengan orang lain. Ikuti banyak aktivitas agar dapat bersosialisasi dengan orang lain.