Manfaat dan Efek Samping Konsumsi Teh Jahe

Hidup Sehat – Teh jahe merupakan minuman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Minuman yang dapat disajikan dengan keadaan hangat dan dingin ini biasanya dimanfaatkan untuk menghangatkan tubuh.

Manfaat Teh Jahe Bagi Kesehatan

Tidak hanya digunakan untuk minuman penghangat tubuh saja, namun juga dapat digunakan untuk mengatasi flu dan tidak enak badan, berikut ini manfaat teh jahe bagi kesehatan:

1. Mengatasi Migran

Berdasarkan dari sebuah studi yang dilakukan pada 60 orang dewasa yang mengalami sakit migran, bahwa mengkonsumsi teh jahe dapat mengatasi gejala migran. Jika anda mendapatkan Gejala migran boleh untuk mencobanya sebagai obat alternatif terapi.

2. Mengatasi Mual

Sudah sejak lama teh jahe digunakan untuk mengatasi rasa mual. Para peneliti melakukan pengamatan terhadap sembilan studi yang dilakukan pada tahun 2015 kepada beberapa pasien yang mual pasca operasi, efek samping kemoterapi, mual karena virus dan morning sickness. Studi ini menunjukkan bahwa manfaat teh jahe ini sudah terbukti menunjukkan pernurunan rasa mual dan muntah.

Selain jahe putih, jahe merah juga memiliki manfaat untuk menghilangkan penumpukan gas di usus yang dapat membantu menghilangkan mual pasca kehamilan dan kemoterapi efeknya dapat meningkatkan nafsu makan.

3. Menurunkan kadar gula darah

Teh jahe dapat digunakan untuk mengontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Dalam studi yang dilakukan pada 41 orang yang mengalami diabetes tipe 2 yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama mengkonsumsi 2gr suplemen serbuk jahe setiap hari lebih signifikan mengalami penurunan gula darah, dibandingkan dengan kelompok 2 yang hanya mengkonsumsi obat plasebo.

4. Melancarkan Peredaran Darah

Mengkonsumsi segelas teh jahe setiap hari meningkatkan aliran darah, mencegah deman, menggigil dan keringat berlebihan. Hal ini terjadi karena senyawa aktif seperti asam amino dan mineral yang terdapat dalam jahe. Senyawa ini juga berfungsi untuk memperlancar aliran darah dan mencegah penyakit kardiovaskular.

5. Menurunkan Berat Badan

Manfaat teh jahe juga dapat membantu proses penurunan berat badan dan menyehatkan tubuh. Kandungan yang terdapat dalam jahe dapat membantu pembakaran lemak berlebih. Teh jahe merah dapat membantu anda merasa kenyang, sehingga pembakaran kalori lebih maksimal dan dapat menurunkan berat badan.

Efek Samping Teh Jahe Bagi Kesehatan Tubuh

Selain bermanfaat bagi tubuh, ternyata teh jahe juga memberikan efek samping gangguan kesehatan jika diminum terlalu banyak dan setiap hari.

1. Diare

Teh jahe dalam dosis yang sedikit dapat membantu mengatasi sembelit, namun jika dikonsumsi terlalu banyak akan mempercepat pencernaan lebih dari yang diharapkan, yakni akan menimbulkan penyakit diare.

Cara mengatasinya efek samping ini adalah dengan mengkonsumsi makanan yang lain yang bisa menenangkan perut. Seperti makan kue dengan teh jahe adalah cara yang tepat.

2. Tekanan Darah

Penelitian telah menemukan bahwa teh jahe dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi sangat baik mengkonsumsi teh jahe. Namun, bagi mereka yang memiliki tekanan darah rendah atau normal, teh jahe akan membuat Anda merasa pusing dan lemah.

Selain merasa pusing dan lemah, jika Anda memiliki masalah dengan pembekuan darah dan pendarahan berlebih, jahe bisa memperburuk keadaan.

Sebagian besar orang tidak tau akan gejala-gejala yang bisa memperburuk keadaan jika mengkonsumsi teh jahe berlebih.

3. Mulas dan Iritasi

Kandungan gingerol yang terdapat pada jahe sangat mirip dengan capsaicin yang terdapat pada rempah-rempah dan cabai, merupakan bahan aktif yang dapat mengiritasi lambung.

Untuk mengatasi dan menghindari efek samping tersebut, Anda dapat mengkonsumsi roti, nasi atau karbohidrat lunak lainnya.

4. Menghambat Pertumbuhan Rambut

Dalam penelitian yang dilakukan di China terhadap senyawa gingerol pada jahe, ternyata senyawa gingerol dapat menghambat pertumbuhan rambut.

Sebaiknya Anda menghindari mengkonsumsi jahe dalam jumlah banyak jika sedang mengalami kebotakan atau menumbuhkan rambut panjang.

5. Menyebabkan Pendarahan

Teh jahe sangat tidak disarankan untuk mereka yang mengalami pendarahan. Beberapa ahli mengatakan bahwa jahe dapat menyebabkan pendarahan karena sifat antiplateletnya (pengencer darah).

Jika jahe dikonsumsi bersamaan dengan cengkeh, bawang putih dan ginseng, ini akan dapat menimbulkan risiko pendarahan yang berlebihan.

6. Masalah Kondisi Jantung

Mengkonsumsi jahe dengan dosis tinggi terbukti dapat memperburuk kondisi jantung. Orang yang menggunakan jahe sebagai obat penurun tekanan darah dapat mengalami penurunan darah yang tidak diharapkan, hal ini dapat menggangu terapi antihipertensi yang akhirnya memperburuk kondisi jantung.

Bagaimana Teh Jahe Untuk Ibu Hamil?

Pakar kesehatan sangat tidak menyarankan ibu hamil mengkonsumsi Teh jahe dikarenakan bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan janin di dalam kandungan atau bisa memicu kontraksi pada perut. Selain itu seorang dokter juga mengatakan bahwa mual yang ditimbulkan akibat kehamilan bisa dibantu dengan meminum secangkir teh jahe di pagi hari.

Namun dalam dosis yang sangat tinggi (1500mg atau lebih) sangat dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko keguguran, karena penurunan tekanan darah dan pengenceran darah.

Jadi sebaiknya konsultasi kepada dokter sebelum mengkonsumsi teh jahe atau makanan yang berbahan jahe untuk dosis yang tepat.