Manfaat Kacang Hazelnut untuk kesehatan

Hidup Sehat – Kacang hazelnut sering dikonsumsi sebagai cemilan atau olahan dalam minuma, makanan ringan, hingga es krim. Kacang hazelnut kaya akan kandungan vitamin E, vitamin K, karbohidrat, protein, serat, mangan, tiamin, tembaga, magnesium, folat, fosfor, zat besi, potasium, zink, serta lemak sehat. Kacang hazelnut memiliki rasa manis dan renyah ini memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan yaitu.

1. Kaya akan antioksidan

Kacang hazelnut kaya akan senyawa fenolik sebagai antioksidan yang membantu menurunkan kadar kolesterol darah dan menyembuhkan peradangan. Senyawa ini juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan melindungi dari terhadap kanker. Antioksidan merupakan pelindung tubuh dari serangan stres oksidatif yang dapat merusak sel sehat sehingga bisa mengakibatkan terserang berbagai jenis penyakit.

Sebuah penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi kacang hazelnut dengan atau tanpa kulitnya mengalami penurunan kadar stres oksidatif dalam tubuh. Antioksidan pada kacang hazelnut terletak pada kulitnya, oleh karena itu dianjurkan untuk mengonsuminya secara utuh dengan kulitnya.

2. Menyehatkan jantung

Tingginya kadar antioksidan dan lemak sehat pada kacang hazelnut berkontribusi untuk menjaga sel dan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Sebuah penelitian yang dilakukan selama satu bulan terhadap 23 orang menunjukkan bahwa mengonsumsi hazelnut sebanyak 18-20% dari total asupan kalori harian membawa efek positif bagi tubuh.

Hasil penelitian menunjukkan kadar kolesterol, trigliserida, dan kolesterol jahat berkurang secara signifikan. Selain itu, 23 orang tersebut mengalami perbaikan kesehatan pembuluh darah jantung dan peradangan dalam darah.

Penelitian yang lain menunjukkan efek yang sama pada kesehatan jantung, yakni penurunan kadar lemak darah dan meningkatnya kadar vitamin E. Hal ini membuat para peneliti menarik kesimpulan bahwa kadar asam lemak, serat, antioksidan, kalium dan magnesium didalam kacang hazelnut membantu tubuh untuk menormalkan tekanan darah.

3. Menurunkan kadar gula darah

Penelitian ditahun 2015 yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa pasien diabetes yang mengonsumsi hazelnut mengalami penurunan lipid (lemak) darah dibandingkan dengan nonpasien diabetes.

Kacang hazelnut digunakan untuk cemilan para pasien diabeter karena sumber lemak didalamnya yang merupakan lemak sehat, sehingga tidak akan berkontribusi pada penambahan berat badan. Kacang hazelnut juga terbukti dapat meningkatkan sensivitas insulin, serta kandungan magan dan magnesium yang tinggi juga dapat menurunkan risiko diabetes.

4. Menjaga kesehatan otak

Kandungan vitamin E, tiamin, folat, dan asam lemak yang tinggi merupakan senyawa yang dapat memperbaiki fungsi kognitif otak dan membantu mencegah penyakit degeneratif di kemudian hari. Kadar vitamin E yang tinggi pada hazelnut memiliki peran penting dalam mencegah dan mengobati penyakit seperti Alzheimer, demensia, dan parkinson.

Kandungan mangan juga terbukti berperan besar dalam aktivitas otak yang terhubung dengan fungsi kognitif. Tiamin juga disebut sebagai vitamin saraf yang berperan dalam fungsi saraf di seluruh tubuh, termasuk otak. Dan kandungan asam lemak dan protein membantu sistem saraf dan juga membantu mengatasi depresi.

Penelitian yang diterbitkan dalam Nutritional Neuroscience juga membuktikan bahwa kacang hazelnut mampu membuat masa tua lebih sehat seperti meningkatnya daya ingat, dan mengurangi kegelisahan. Kandungan folat didalamnya juga bermanfaat untuk memperlambat gangguan degeneratif pada orang tua.

5. Menurunkan risiko kanker

Kacang hazelnut merupakan kacang yang memiliki kandungan proanthocyanidins yang paling tinggi dibandingkan kacang lainnya. Beberapa penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa senyawa antioksidan ini membantu mencegah dan mengobati beberapa penyakit kanker, hal ini karena kacang hazelnut membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif.

Kacang hazelnut yang kaya akan vitamin E dapat membantu sel terlindungi dari kerusakan yang dapat menyebabkan kanker. Kandungan mangan didalamnya juga membantu fungsi enzim spesifik yang dapat mengurangi kerusakan stres oksidatif dan menurunkan risiko kanker. Beberapa penelitian juga menunjukkan ekstrak hazelnut dapat bermanfaat dalam pengobatan kanker serviks, hati, payudara, dan usus besar.

Manfaat hazelnut bisa juga didapatkan dengan memasukkan kedalam menu cemilan. Namun hati-hati dalam mengonsumsi hazelnut bagi yang memiliki alergi kacang. Ada baiknya untuk mengonsultasikannya terlebih dahulu untuk memastikan riwayat alergi yang dimiliki.