Manfaat Buah Pear Untuk Kesehatan

Hidup Sehat – Buah pear (pir) merupakan buah yang asli dari negara Eropa dan Asia. Buah yang identik dengan bentuk menyerupai lonceng dan juga berbentuk bulan ini memiliki rasa yang manis, renyah dan berair. Tidak hanya itu, buah ini juga mengandung berbagai gizi yang baik untuk kesehatan kita.

Kandungan yang dimiliki buah pear antara lain vitamin A, vitamin E, niasin, asam pantotenat, kolin, betain, kalsium, zat besi, fosfor, seng dan selenium. Berdasarkan kandungan yang dimiliki, buah ini memiliki manfaat sebagai berikut:

1. Mengandung antioksidan

Buah pir mengandung antioksidan glutathione dan anti kanker yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Antioksidan glutathione dapat berfungsi untuk membantu mencegah kanker, tekanan darah tinggi dan stroke.

Dari hasil penelitian oleh National Cancer Institute, mengatakan bahwa mengosumsi buah pir segar setiap hari dapat memberi efek positif pada kemampuan tubuh dalam mencegah pertumbuah kanker, mengurangi peradangan, dan menjaga tubuh dalam kadar pH yang seimbang. Buah ini juga dapat membantu mengurangi kadar lemak lipid dalam darah.

2. Sumber vitamin C

Buah pir mengantung vitamin C yang sangat tinggi, dimana vitamin C dapat mendukung sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat. Mengosumsi satu buah pir akan memenuhi 12% kebutuhan vitamin C harian Anda.

Vitamin C dalam buah pir mengandung senyawa antioksidan yang mampu melawan kerusakan sel yang diakibatkan oleh radikal bebas serta stres oksidatif. Selain itu kandungan ini juga sangat bermanfaat untuk melindungi sel DNA yang sehat, menghentikan mutasi sel, menjaga metabolisme yang sehat dalam tubuh, serta memperbaiki jaringan yang rusak didalam tubuh.

3. Baik untuk kesehatan kulit

Mengosumsi buah pir yang memiliki kandungan vitamin C dan antioksidan yang tinggi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta kulit terhadap berbagai infeksi.

Kandungan vitamin C selain baik untuk organ tubuh bagian dalam, kandungan ini juga dapat membantu organ tubuh bagian luar seperti menjaga kesehatan kulit. Sedangkan kandungan antioksidan memiliki sifat anti-penuaan dan meregenerasi sel yang mati akibat radikal bebas.

4. Mengandung banyak serat

Mengosumsi buah pir secara rutin akan memenuhi kebutuhan serat harian tubuh Anda. Kandungan serat memiliki peran penting dalam menjaga kadar gula dalam darah agar tetap normal. Buah pir juga mengandung serat pektin yang larut dalam air. Serat ini berfungsi untuk membantu menurunkan tingkat kolesterol dalam tubuh serta meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

5. Mencegah sembelit

Kembali lagi kandungan serat dalam buah pir sangat baik dalam mencegah serta mengobati masalah pencernaan. Serat pektin dalam buah pir memiliki sifat zat diuretik alami yang memiliki efek pencahar tingkat ringan.

Mengosumsi buah pir 1 atau 2 buah setiap hari dapat membantu masalah sembelit. Tidak hanya itu buah ini juga dapat membantu melancarkan pergerakan usus, mencegah retensi air dalam tubuh, dan mengurangi rasa kembung.

6. Membantu mencegah diabetes

Kandungan flavonoid dalam buah buah pir membantu mencegah dan mengobati masalah diabetes. Hal ini didukung berdasarkan penelitian dari Center for Disease Control and Prevention yang melakukan penelitian kepada lebih dari 9600 orang dewasa berusia 25-74 tahun selama sekitar 20 tahun.

Para penelitian menemukan bahwa peserta yang mengosumsi lima porsi buah dan sayuran setiap hari, secara signifikan mengurangi risiko pembentukan diabetes. Buah pir yang mengandung rendah indeks glikemik juga sangat baik untuk gula darah.

Selain dari kandungan serat yang tinggi dalam buah pir, buah ini juga dianggap bisa menahan rasa ngidam makanan manis berkat seratnya yang dapat membuat perut kenyang lebih lama.

7. Membantu menjaga kesehatan tulang

Kandungan vitamin K dan zat baron dalam buah pir sangat baik dalam menjaga kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan kekurangan vitamin K dapat meningkatkan risiko penyakit tulang seperti osteoporosis.

Vitamin K dan kandungan lain seperti kalsium, magnesium, dan fosfor, dapat mencegah kerusakan tulang. Berdasarkan beberapa ahli mengatakan bahwa vitamin K memiliki potensi sebagai nutrisi yang baik untuk melawan osteoporosis.

Kandungan zat baron berfungsi sebagai zat untuk menjaga tulang tetap kuat dengan menambahkan kepadatan mineral dalam tulang, mengobati kondisi peradangan seperti radang sendi, mencegah osteoporosis, dan meningkatkan kekuatan masa otot.

Banyak ahli kesehatan mengatakan kandungan zat baron sangat penting dalam mencegah gangguan tulang akibat pertambahan usia.