Jantung Pisang? Ini Kandungan Gizinya

Hidup Sehat – Dalam menciptakan tubuh yang sehat Anda memerlukan asupan yang baik seperti buah, sayuran, biji-bijian, dan lainnya. Dengan mengonsumsi jantung pisang, Anda sudah memenuhi dua asupan penting yang dibutuhkan dalam tubuh yaitu buah dan sayur.

Dalam hal ini bunga pisang yang sering disebut sebagai jantung pisang memiliki berbagai manfaat dan kandungan yang tidak kalah dari buahnya. Kandungan jantung pisang terdiri dari:

  • protein,
  • karbohidrat,
  • kalsium,
  • magnesium,
  • fospor,
  • tembaga,
  • zat besi,
  • mangan,
  • kalium,
  • zing,
  • serat,
  • niasin,
  • asam pantotenat,
  • tiamin
  • dan berbagai macam vitamin seperti A, B, C, dan E.

Jantung pisang biasanya dioleh menjadi berbagai macam makanan dengan metode digoreng dan ditumis. Berbagai macam olahan yang berbahan dasar jantung pisang, menyimpan segudang manfaat yang dapat diperoleh.

Berikut manfaat dari mengonsumsi jantung pisang.

1. Mengatasi pembesaran prostat jinak

Jantung pisang sangat baik dalam mengatasi masalah pembesaran prostat jinak (benign prostatic hyperlapsia). Masalah ini biasanya terjadi pada laki-laki yang ditandai dengan melemahnya kandungan kemih, sehingga urine tidak keluar dengan maksimal atau seluruhnya.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa estrak jantung pisang dapat membantu mengurangi pembesaran prostat jinak dan dapat memperbaiki morfologi kelenjar prostat. Berdasarkan penelitian ini kandungan yang terdapat dalam ekstak jantung pisang antara lain asam sitrat, asam pantotenat, dan nikotinat.

Kandungan senyawa tersebut mampu menjadi agen antiprofilerasi (menghambat pertumbuhan sel pada seseorang yang mengalami pembesaran prostat jinak) dan antiinflamasi.

2. Menangkal radikal bebas

Gangguan sistem saraf pusat, gangguan sistem kekebalan tubuh (autoimun), gangguan kardiovaskular dan sebagainya merupakan gejala yang diakibatkan dari radikal bebas.

Kandungan antioksidan yang terdapat dalam jantung pisang mampu mencegah stress oksidatif. Bahkan kandungan senyawa polifenol dan flavonoid yang terdapat pada jantung pisang dapat melindungi tubuh dari berbagai kerusakan DNA yang berasal dari iron-modiated fenton (reaksi dari senyawa radikal bebas).

Sehingga dengan mengonsumsi jantung pisang secara rutin dapat memberi perlindungan terhadap efek radikal bebas.

3. Sebagai makanan pendukung diet sehat

Jantung pisang yang dikombinasi dengan pseudostem (batang tengah pohon pisang) dapat memberikan nutrisi penuh yang sehat dalam tubuh. Dalam hal ini, jantung pisang diteliti memiliki sumber nutrisi makro dan mikro yang baik.

Bahkan, kandungan asam linoleate yang terdapat pada jantung pisang mampu meningkatkan kerja imunitas tubuh melalui kandungan antioksidan. Dikarenakan sifatnya yang kaya akan nutrisi sehat, Anda dapat menjadikan jantung pisang sebagai menu diet tinggi akan serat yang sehat.

4. Melindungi tubuh dari bakteri

Jantung pisang yang tidak hanya digunakan sebagai makanan yang dapat melindungi tubuh dari berbagai bahaya radikal bebas, jantung pisang juga dapat melindungi tubuh dari infeksi bakteri.

Jantung pisang tidak hanya mengandung tinggi protein, namun juga tinggi akan asam amino dan peptide. Kandungan protein ini secara signifikan akan melawan bakteri gram positif dan negatif , yang merupakan penyebab infeksi diare, pneumonia, dan kolera.

5. Mengurangi komplikasi diabetes

Jantung pisang memiliki kandungan yang dapat mengurangi komplikasi diabetes mellitus. Salah satu gejala yang dapat mengakibatkan diabetes adalah hiperglikemia.

Dengan kombinasi jantung pisang dan pseudostem (batang tengah pohon pisang) dapat mengurangi hiperglikemia bahkan komplikasi diabetes seperti diabetic nephropathy yang merupakan komplikasi diabetes pada ginjal.

Dari keterangan yang ada, mengonsumsi jantung pisang dan pseudostemnya, dapat menurunkan risiko komplikasi diabetes secara alami.