Mengulas 4 Perbedaan Hamil Anggur dan Hamil Kosong

Hidup Sehat – Pada fase kehamilan normal, embrio terbentuk dalam rahim yang berkembang menjadi janin. Akan tetapi , hal tersebut tidak terjadi pada wanita yang mengalami hamil anggur maupun hamil kosong. Kedua kondisi ini tidak memungkinkan terjadinya pertumbuhan janin, dan pada khasus yang lebih serius, dapat membahayakan ibu serta janinnya.

Perbedaan hamil kosong dan hamil anggur

Sering dihubungkan satu samalain, hamil kosong dan hamil anggur sebenarnya adalah dua kondisi yang sangat berbeda. Keduanya menimbulkan tanda – tanda kehamilan yang sama, akan tetapi seiring waktu dapat menyebabkan gejala dan komplikasi yang beragam.

Berikut adalah perbedaan antara keduanya:

  1. Definisi

Hamil anggur atau bisa disebut juga sebagai mola hidatidosa itu merupakan komplikasi kehamilan langka yang ditandai dengan pertumbuhan tumor jinak yang ada didalam rahim. Tumor tersebut berasal dari kumpulan sel trofoblas yang seharusnya akan berkembang menjadi plasenta.

Yang dilansir oleh National Health Service, kehamilan anggur itu terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Hamil anggur lengkap, pada saat tumor tumbuh memenuhi rahim dan tidak ada embrio yang terbentuk. Tumor berkembang menyerupai kista berisikan cairan.
  • Hamil anggur sebagian, pada saat jaringan plasenta normal tubuh bersama jaringan tumor jinak. Embrio bisa saja terbentuk, tapi biasanya tidak akan bertahan lama.

Berbeda dengan hamil anggur, hamil kosong merupakan kondisi ketika sel telur yang sudah dibuahi menempel pada rahim, tapi tidak berkembang menjadi embrio. Pada beberapa khasus, embrio yang terbentuk berhenti tumbuh dan diserap kembali oleh tubuh ibu.

Plasenta dapat terus berkembang dan bertahan tanpa janin selama beberapa minggu. Hormone kehamilan juga tetap naik sehingga ibu yang mengalami hamil kosong percaya bahwa ia masih hamil. Biasanya kondisi ini beru terdeteksi saat pemeriksaan USG.

  1. Penyebab

Hamil anggur disebab oleh kesalahan genetik pada sel telur yang dibuahi. Sel tubuh manusia yang normal mengandung 23 pasang kromosom. Setiap pasang kromoson terdiri dari atas satu kromoson dari sel ayah dan satu kromosom dari sel ibu. Pada hamil anggur lengkap, ada sel telur kosong yang dibuahi sperma. Semua materi genetik akhirnya datang dari sperma, sedangkan kromoson sel telur menjadi tidak aktif.

Sementara pada hamil anggur sebagian, sel telur dibuahi dua sperma. Akibatnya, sel telur mendapatkan kromosom ekstra yang menyebabkan kelainan.

Penyebab hamil kosong juga berhubungan dengan genetik seperti halnya hamil anggur. Bedanya, hamil kosong disebabkan olehkelainan kromoson pada embrio. Tubuh ibu mengenali kelainan ini, lalu secara alamiah berhenti mengembangkan embrio karena embrio akan tumbuh menjadi janin yang tidak sehat.

  1. Gejala

Hamil anggur pada awalnya tidak menimbulkan gejala apapun. Kehamilan berjalan dengan normal, dan keluhan yang muncul sangat mirip dengan tanda kehamilan pada umumnya. Meskipun demikian, tidak sedikit pula wanita yang mengalami gejala berupa:

  • Pendarahan vagina pada trimester pertama kehamilan
  • Keluar cairan encer yang berwarna kecokelatan dari vagina
  • Muntah dan mual yang parah
  • Panggul terasa nyeri seperti ditekan
  • Terkadang, keluar bulatan kecil yang seperti anggur dari vagina
  • Tekanan darah tinggi, anemia, atau hipertiroidisme

Wanita yang mengalami hamil kosong pada awalnya tidak menunjukan gejala apapun itu seperti pada hamil anggur. Hasil tes kehamilan mungkin positif dan menstruasi terhenti seperti kehamilan normal.

Akan tetapi, kehamilan kosong lambat laun dapat menimbulkan gejala berupa:

  • Kram perut
  • Keluar bercak darah atau pendarahan dari vagina
  • Menstruasi yang lebih berat dibandingkan biasanya

Gejala tersebut kemungkinan merupakan tanda – tanda keguguran. Meskipun begitu, tidak semua pendarahan selalu berakhir dengan keguguran. Apabila anda mengalami gejala tersebut, segeralah periksakan diri anda kedokter kandungan untuk memastikan penyebabnya.

  1. Penanganan

Kebanyakan khasus kehamilan anggur akan terhenti dengan sendirinya. Dokter biasanya menyarankan dua pilihan metode untuk mengeluarkan jaringan tumor pada rahim, yaitu dengan minum obat – obatan atau melalui prosedur dilatasi dan kuretase (D&C)

D&C adalah operasi pengangkatan jaringan dari dalam rahim. Dokter akan melebarkan mulut rahim menggunakan alat khusus. Setelah rahim terbuka, prosedur dilanjutkan dengan membersihkan jaringan plasenta yang tersisa didalam rahim.

Sementara itu, hamil kosong pada umumnya berakhir menjadi keguguran dan sisa jaringan akan keluar sendiri dari tubuh. Akan tetapi, wanita yang mengalami hamil kosong dapat juga menjalani kuretase jika sesuai dengan indikasi untuk mempermudah keluarnya sisa jaringan dari rahim.

Hamil anggur dan hamil kosong merupakan dua kelainan yang langka dan menyebabkan embrio gagal berkembang menjadi janin. Walaupun berdampak sama, keduanya disebabkan oleh faktor yang beragam dan juga menimbulkan beberapa gejala yang berbeda.