Hal Yang Dapat Dialami Jika Kurang Tidur

Hidup Sehat – Kebutuhan manusia akan tidur sama halnya dengan kebutuhan akan makan dan bernafas. Ketika seseorang kurang tidur dapat menimbulkan berbagai dampak negative atau buruk bagi kesehatan tubuh. Hal apa saja yang dapat terjadi?

Tidur memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh. Ketika saat tidur, tubuh akan memperbaiki diri atau meregenerasi diri, baik kondisi fisik maupun mental, Sehingga saat bagun dipagi hari badan akan terasa segar dan bernergi, dan siap untuk menjalani aktivitas sepanjang hari. Bahkan, tidur juga dapat membantu proses tumbuh kembang pada anak-anak dan remaja, hal ini dikarenakan saat tidur hormon pertumbuhan dikeluarkan.

Hal yang dapat terjadi saat kurang tidur

Kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda. Namun pada dasarnya, setiap orang membutuhkan tidur yang berkualitas yaitu selama 7-9 jam setiap harinya, sehingga fungsi penting dapat berjalan secara optimal. Untuk anak-anak dan remaja, sangat disarankan akan kebutuhan tidur mereka berkisar antara 8-10 jam setiap harinya.

Jika kebutuhan tidur tidak tercukupi, maka dapat menyebabkan Anda terlihat lelah saat bagun, menguap sepanjang hari, dan mengalami kesulitan untuk konsentrasi. Beberapa hal yang dapat terjadi jika Anda sering kurang tidur:

1. Menderita penyakit serius

Sebanyak 9 dari 10 orang yang menderita insomnia ternyata mengalami berbagai macam penyakit serius. Imsomnia merupakan salah satu kondisi seseorang yang mengalami kesusahan tidur atau sulit tidur nyenyak.

Salah satu penyakit serius yang dapat dialami oleh penderita insomnia adalah penyakit jantung, seperti gangguan irama jantung (aritmia), gagal jantung, bahkan serangan jantung. Perlu untuk diketahui bahwa tidur sangat berperan penting dalam kemampuan tubuh untuk memperbaiki kerusakan pada pembuluh darah dan jantung.

Penderita Insomnia juga berisiko lebih tinggi mengalami penyakit diabetes, obesitas, stroke, kanker, tekanan darah tinggi, dan masalah kesehatan mental yaitu gangguan mood dan kecemasan.

2. Mudah sakit dan susah sembuh

Sistem kekebalan tubuh pada manusia akan menghasilkan protein-protein yang dinamakan sitokin. Sitokin dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu melawan infeksi, peradangan, dan stress. Pada saat tidur, tubuh akan melepaskan sitokin. Jika kurang tidur, maka produksi sitokin dalam tubuh juga akan berkurang.

Kurang tidur juga dapat menyebabkan menurunnya kemampuan sistem kekebalan tubuh serta kinerja sel dalam melawan infeksi. Hal ini akan berdampak buruk pada kekuatan sistem kekebalan tubuh dalam melawan, serta kecepatan proses kesembuhan secara alami.

3. Munurunnya performa seks

Saat pria dan wanita yang kurang tidur, dilaporkan mengalami penurunan gairah untuk melakukan buhungan seksual serta memiliki tingkat kepuasan seksual yang rendah. Hasrat dan ketertarikan pasangan akan berkurang akibat kelelahan, rasa kantuk, dan mengalami peningkatan stres.

Pria yang kurang tidur akan mengalami risiko lemah syahwat. Untuk pria yang menderita sleep apnea, yang merupakan masalah pernapasan yang menggangu tidur, kemungkinan ada beberapa faktor lain yang berdampak kepada kurangnya keinginan melakukan hubungan seksual, salah satunya kurangnya hormon testosterone. Beberapa laporan bahwa pria penderita sleep apnea memiliki kandungan hormon testosterone yang rendah.

4. Menurunnya daya ingat

Tidar adalah kondisi dimana memasukkan hal-hal yang sudah dipelajari dan dialami sepanjang hari ke dalam sistem ingatan jangka pendek. Saat tidur, koneksi saraf yang mendukung ingatan seseorang akan mengalami peningkatan atau penguatan. Jika waktu tidur terganggu, pastinya kemampuan otak dalam mengolah serta menyimpan ingatan akan mengalami masalah.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang yang mengalami kurang tidur dalam jangka panjang dapat mengakibatkan penurunan kemampuan otak dalam berpikir serta mengolah informasi. Kurang tidur membuat seseorang mengalami rasa ngantuk, dimana merupakan salah satu penyebab orang mudah lupa atau memiliki sifat pelupa.

Selain dapat menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan, bahkan kurang tidur juga turut serta atas banyaknya angka kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja.

Walau terdengar sepele, kurang tidur yang dibiarkan terus menerus dalam jangka waktu yang panjang, dapat memiliki dampak burung untuk kesehatan. Jika Anda sering mengalaminya, sebaiknya lakukan konsultasi pada dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang benar.