Kenali Tanda dan Gejala Stroke Ringan (TIA)

Hidup Sehat – Sekitar 70% orang yang mengalami gejala stroke ringan atau mini stroke (transient ischemic attack) bisa tidak menyadari akan gejalanya, sehingga mengalami keterlambatan untuk mendapatkan pengobatan. Stroke ringan sering kali diabaikan dan terlambat untuk diobati, hal ini dikarenakan gerjalanya yang disalahpahami sebagai kejang ringan, migran biasa, atau gula darah rendah (hipoglikemia).

Sedangkan, stroke ringan merupakan tanpa yang menjadi peringatan untuk Anda segera mendapatkan pertolongan medis. Dilangsir dari laman WebMD, seorang spersialis stroke, Larry B. Goldstein, MD menjelaskan bahwa 1 dari 20 orang yang pernah mengalami gejala stroke ringan memiliki peluang terserang stroke yang lebih parah dalam rentan waktu tiga bulan setelahnya.

Gejala stroke ringan yang harus diwaspadai

Gejala stroke ringan (TIA) pada dasarnya sama dengan gejala stroke biasa (stroke iskemik atau hemoragik). Perbedaannya, serangan stroke mini hanya berlangsung selama 2-15 menit dalam waktu 24 jam. Tingkat keparahan gejala ini muncul juga bisa berbada-beda pada setiap orang, tergantung dari bagian otak mana yang mengalami masalah.

Tanda dan gejala mini stroke yang umumnya terjadi adalah:

Sakit kepala parah

Mini stroke disebabkan oleh kurangnya jumlah okesigen yang masuk kedalam otak. Maka, gejala unik yang mungkin pertama kali muncul adalah sakit kepala parah, tanpa ada penyebab dan pemicu yang jelas.

Kelemahan pada anggota tubuh tertentu

Otak merupakan sistem saraf pusat yang dimiliki setiap orang. Itu sebabnya jika gejala stroke menyerang bagian otak, maka kerja anggota tubuh menjadi terganggu. Stroke ringan biasanya dapat menyebabkan:

• Kesulitan berbicara; bicara tidak jelas atau pelo.
• Kesulitan untuk menelan.
• Gangguan pada penglihatan disalah satu atau kedua mata; penglihatan kabur, penglihatan ganda, atau kehilangan penglihatan.
• Sebelah sisi wajah terasa kaku atau lumpuh (dari atas ke bawah); bibir mencong.
• Lengan terasa lemas atau mati rasa sehingga tidak dapat mengangkat atau menggerakkan tangan; ketika mencoba, tangan malah terkulai lemas dan jatuh ke bawah.

Jika Anda mengalami salah satu gejala-gejala tersebut tanpa tahu penyebab yang jelas, segera ke dokter untuk mendapatkan tes diagnosis serta pengobatan yang tepat. Semakin cepat gejala stroke ringan Anda obati, semakin tinggi peluang Anda mengalami pemulihan seutuhnya.