Benarkah Minyak Kelapa Dapat Mempengaruhi Hormon Testosteron?

Hidup Sehat – Minyak kelapa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Selain baik untuk kesehatan rambut dan kulit, minyak ini juga dikenal dapat memerangi peradangan, hal ini dikarenakan kandungan antioksidan di dalamnya. Bahkan, minyak kelapa juga dapat mempengaruhi dan meningkatkan kadar hormon testosteron pada pria, sehingga dapat berperan pada sistem reproduksi. Apakah benar?

Pada dasrnya, hormon testosteron diproduksi oleh wanita dan pria, namun pada pria hormon ini diproduksi 20 kali lipat banyaknya dibandingkan wanita. Itulah sebabnya hormon testosteron lebih dikaitkan dengan pria.

Pada pria, hormon ini memiliki fungsi yang beragam. Hormon testosteron sangat dibutuhkan dalam memperkuat tulang, meningkatkan massa otot, perkembangan selama masa puber atau remaja, dan mengatur atau mendorong fungsi seksual. Jika hormon ini berkurang, maka fungsi-fungsi tersebut tidak dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

Kadar testosterom pada seorang pria akan terus mengalami perubahan sepanjang hidupnya. Pria pada level testosteron tertinggi pada usia 17-19 tahun dimana mereka akan mempengarui pada usia 30 tahun.

Pria yang memiliki hormon testosteron rendah dapat menyebabkan kerontokan rambut (termaksuk di tubuh dan wajah), pengaruh massa otot, kulit yang rapuh, berkurangnya gairah seks, mengganggu mood atau suasana hati, memori, serta konsentrasi.

Minyak kelapa merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk mempengaruhi kadar hormon testosteron, dan membantu meningkatkannya.

Benarkah minyak kelapa dapat memengaruhi kadar testosteron?

Minyak kelapa yang berasal dari daging buah kelapa yang berwarna putih. Minyak jenis ini mengandung lemak jenuh yang tinggi sampai mencapai 84% dan trigliserida rantai sedang atau medium-chain triglycerides (MCT) yang terdiri dari asam laurat, asam kaprilat, dan asam kaprat.

Dikutip dari Healthline, Kandungan MCT dalam minyak kelapa telah terbukti dapat mempengaruhi hormon yang mirip dengan testosteron didalam tubuh yang disebut dengan dihidrotestosteron (DHT). Hormon ini memiliki funggi yang sama dengan testosteron, namun dapat memicu kebotakan pada pria.

Cara meningkatkan kadar testosteron pada pria

Selain faktor usia, ada hal lain yang dapat menyebabkan rendahnya kadar testosteron seseorang, seperti gangguan tidur sleep apnea. Akan tetepi, level hormon testosteron seseorang akan kembali normal setelah kondisi tersebut disembuhkan.

Selain menyembuhkan kondisi tubuh yang menyebabkan rendahnya kandungan hormon testosteron, Anda dapat juga melakukan berbagai cara untuk meningkatkan kadar hormon tersebut secara alami. Selain menggunakan minyak kelapa yang masih belum terbukti mempengaruhi hormon testosteron, berikut ini cara yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan kadar hormon tersebut.

1. Berolahraga, seperti menangkat beban, melakukan olehraga kardio dengan intensitas tinggi.
2. Mengosumsi makanan yang mengandung protein, lemak dan karbohidrat dalam jumlah yang seimbang.
3. Mengontrol kadar hormon kortisol dengan cara mengurasi kecemasan atau stres.
4. Berjemur untuk mendapatkan asupan vitamin D alami dari sinar matahari atau dengan cara mengosumsi suplemen vitamin D.
5. Tidur yang cukup dan berkualitas.
6. Meningkatkan kadar testosteron melalui bahan alami seperti jahe, kerang, bayam, minyak ikan, minyak zaitun, bawang bombay dan lainnya.