Beberapa Nutrisi Yang Tidak Boleh Dilupakan Dalam Program Diet

Hidup Sehat – Menjalani program diet tidak ada salahnya demi menurunkan berat badan, apalagi untuk kesehatan tubuh. Namun sayang, banyak orang yang melakukan diet dengan pola yang salah dan ekstrem, sehingga kebutuhan nutrisi dalam tubuh tidak terpenuhi. Kekurangan gizi saat melakukan diet akan berdampak buruk untuk kesehatan. Untuk itu, Jangan sampai Anda melupakan beberapa nutrisi penting saat menjalani program diet.

Ketika tubuh kekurangan gizi, maka diet yang anda lakukan kemungkinan akan jadi sia-sia, hal ini dikarenakan metabolisme dalam tubuh Anda dipaksa untuk bekerja lebih keras untuk dapat berfungsi normal. Pada akhirnya, Anda akan kekurangan nutrisi selama program diet, sehingga dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit seperti anemia, pengeroposan tulang, hingga penyakit jantung kronis.

Oleh sebab itu, dalam menjalani program diet sebaiknya Anda mencukupi nutrisi penting berikut ini:

1. Kalsium

Kalsium merupakan kandungan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, dan otot. Kalisum memiliki peran sebagai nutrisi yang dapat mengotimalkan kerja sel-sel di dalam tubuh, sehingga tubuh dapat menyerap makanan dan nutrisi lebih cepat.

Kebutuhan kalsium untuk setiap orang berbeda-beda, tetapi pada dasarnya rata-rata orang dewasa membutuhkan nutrisi untuk diet sebanyak 1000-1200 mg setiap hari.

Anda yang melakukan diet sambil berolahraga, sebaiknya mengosumsi makanan dengan tinggi kandungan kalsium seperti tahu dan keju. Sehingga dapat membantu meningkatkan kerja otot serta membuat Anda tidak cepat lelah ketika berolahraga.

2. Vitamin A, D, E, dan K

Keempat vitamin ini merupakan vitamin yang larut dalam lemak dan masing-masing memiliki fungsi yang penting dalam tubuh.

Vitamin A yang sangat baik untuk penglihatan, juga memiliki peran dalam sistem kekebalan tubuh dan reproduksi. Kandungan vitamin A sangat mudah untuk ditemukan, dengan mengosumsi sayuran dan buah-buahan dalam bentuk pro vitamin A.

Vitamin D diperoleh dari paparan cahaya matahari sangat bermanfaat untuk membantu penyerapan kalsium dalam tubuh yang berguna untuk kesehatan tulang, peningkatan imunitas, dan kelancaran impuls dari otak ke bagian organ tubuh lainnya.

3. Asam lemak

Beberapa jenis asam lemak tak jenuh tunggal yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh secara langsung memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Asam lemak tak jenuh tunggal tersebut adalah asam lemak omega-3 seperti asam alfa-linolenat (ALA), asam docosahexaenoic (DHA), asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam lemak omega-6 yaitu asam linoleat.

Kandungan DHA dan EPA dapat diperoleh dari lemak ikan dan minyak ikan. Lemak omega-3 tersebut dapat menurunkan tekanan darah, meredakan peradangan, serta meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Sedangakan asam linoleat diperoleh dari sayur-sayuran dan kacang-kacangan seperti jagung dan kacang kedelai. Nutrisi ini dapat menurunkan jenis kolesterol yang berbahaya dan meningkatkan kadar trigliserida.

4. Zinc

Studi yang dilakukan American Journal of Clinical Nutrition, zinc atau seng adalah nutrisi yang memiliki protein tinggi, sehingga dapat mengenyangkan serta melancarkan proses pembakaran energi.

Dalam hal ini, peran zinc sangat dibutuhkan untuk membantu proses penurunan berat badan. Kandungan zinc dapat Anda temukan dari makanan laut dan kacang-kacangan.

5. Magnesium

Magnesium adalah jenis mineral yang sering dilewatkan dalam menu makanan diet. Sebagai nutrisi untuk diet, kandungan ini dapat meningkatkan kerja otot yang digunakan secara intens saat melakukan olahraga sekaligus membantu membakar lemak Anda.

Anda juga dapat memperoleh manfaat yang lain seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga irama jantung tetap stabil, dan meyeimbangkan kadar gula darah (glukosa).

Kandungan ini dapat Anda temukan dalam sayuran hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, tahu, yogurt dan makanan laut.