Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Hidup Sehat – Beberapa pantangan untuk Anda yang mengalami asam urat supaya tidak kambuh dan memburuk. Asam urat merupakan gejala peradangan pada sendi yang disebabkan adanya penumpukan kristal asam urat. Gejala asam urat dapat muncul secara tiba-tiba yang menyebabkan ketidaknyamanan.

Penderita asam urat sebaiknya menghindari makanan yang banyak mengandung purin. Hal ini dikarenakan kandungan purin adalah zat yang ditemukan secara alami dalam tubuh, dan zat ini juga terkandung di dalam makanan tertentu.

Tubuh akan mengolah purin menjadi asam urat, hal ini sangat normal. Kadar asam urat dalam tubuh yang normal akan tergolong aman, namun kadar asam urat dalam tubuh jika terlalu tinggi dapat menyebabkan ginjal kesulitan membuangnya melalui feses dan urine. Jika kondisi ini dibiarkan maka akan menyebabkan penumpukan kristal asam urat di persendian, sehingga dapat mengalami risiko nyeri sendri, pembengkakan, dan peradangan.

Mengingat purin adalah penyebab utama terjadinya asam urat, maka ada beberapa makanan tertentu yang benar-benar harus Anda hindari! Berikut ini sejumlah makanan yang tidak dapat Anda konsumsi:

  • Makanan yang mengandung purin tinggi:
    1. Makanan dan minuman yang mengandung alkohol seperti arak, wiski, bir, anggur, tape ketan, tuak, dan makanan yang beragi.
    2. Bebek, angsa, ikan herring, ikan sardin, makarel, remis, kerang, kepiting, lobster, dan telur ikan.
    3. Makanan yang diawetkan dalam kaleng seperti kornet, sarden, dan lain-lain.
    4. Jeroan yaitu otak, lidah, jantung, hati, limpa, ginjal, dan usus.
    5. Kaldu daging dalam sup kental, soto ayam, soti sulung, opor ayam, dan lain-lain
    6. Buah-buahan yang dapat berubah menjadi alkohol di dalam usus seperti durian, alpukat, kelapa kopyor, dan air kelapa.
  • Makanan yang mengandung purin sedang:
    1. Ikan air tawar atau laut.
    2. Daging sapi, ayam, udang.
    3. Kacang kering dan hasil olahan seperti tahu, tempe dan oncom.
    4. Sayuran seperti kembang kol, bayam, asparagus, jamur, kangkung, daun singkong, biji melinjo, kacang polong, dan buncis.
    5. Buah nenas.
  • Makanan yang mengandung purin rendah atau dapat diabaikan:
    1. Semua jenis buah dan sayuran yang tidak tercatat dalam daftar di atas.
    2. Nasi, ubi, singkong, jagung, roti, mie, bihun, tepung beras, kue kering, dan makaroni.
    3. Margarin, butter, kelapa, minyak, dan gula.
    4. Puding, telur, susu, keju, dan es krim (makanan ini dapat dikonsumsi jika tidak terdapat tanda-tanda alergi pda penderita asam urat).
    5. Kopi, sereal, dan the.
    6. Rempah, bumbu, jamu, dan garam.

Berapa kadar asam urat normal orang dewasa?

Ada dua cara yang dapat digunakan untuk mengetahui kadar asam urat dalam darah, yaitu dengan melakukan pemeriksaan laboratorium, yakni enzimatik dan teknik biasa. Kadar asam urat normal menggunakan tes enzimatik maksimum 7mg/dl, dan untuk teknik biasa normalnya maksimum 8mg/dl.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat tinggi yang melebihi nilai standart normal, maka kemungkinan mengalami gejala asam urat. Kadar asam urat yang normal untuk pria dan wanita berbeda. Pada pria memiliki kisaran 3,5-7 mg/dl dan pada wanita 2,6-6 mg/dl.

Pengobatan yang dapat dilakukan untuk asam urat

1. Menggunakan obat-obatan

Obat asam urat dapat Anda gunakan untuk mengobati serangan akut serta mencegah kekambuhan. Obat-obatan ini juga dapat mengurangi risiko komplikasi seperti pengembangan tophi dari deposit kristal urat. Berikut ini obat yang dapat Anda konsumsi untuk mengatasi asam urat, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), colchicine, kortikosteroid, dan lain-lain.

2. Perubahan gaya hidup

Obat-obatan seringkali jadi cara yang paling efektif dalam mengobati asam urat akut serta mencegah serangan asam urat yang datang. Tetapi, menjalani perubahan gaya hidup juga sangat penting dalam mengatasi penyakit ini seperti:
• Banyak mengosumsi air putih selain dapat menghidrasi tubuh juga dapat digunakan untuk mencegah terjadinya asam urat.
• Makanan berprotein seperti daging tanpa lemak, susu rendah lemah, serta makanan sumber protein lainnya.
• Kurangi konsumsi lemak jenuh dari daging merah, unggas berlemak, dan produksi susu tinggi lemak.
• Menurunkan berat badan.
• Olahraga setiap hari.

Itulah sejumlah makanan yang harus Anda hindari untuk menjaga kadar asam urat dalam tubuh, sehingga Anda terhindar dari gejala asam urat. Selalu ingat untuk pantangan yang sudah dijelaskan diatas, dan mulailah untuk merubah gaya hidup Anda. Berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui cara yang benar untuk mengatasi gejala yang Anda alami.