Manfaat dan Nutrisi Natto, Olahan Kedelai dari Negeri Sakura

Hidup Sehat – Kacang kedelai adalah salah satu makanan yang sangat sehat untuk kesehatan tubuh. Di Indonesia, olahan kacang keledai seperti tempe dan tahu merupakan panganan kedelai yang mudah serta memiliki segudang manfaat. Sementara itu, di negara jepang, kacang kedelai diolah menjadi natto yang memiliki rasa unik.

Natto merupakan makanan tradisional jepang yang terbuat dari fermentasi bakteri Bacillus subtilis terhadap kacang kedelai. Dimana makanan ini memiliki tekstur lengket, berserat, serta berlendir dan memiliki rasa nutty dengan aroma yang tajam. Untuk menambah cita rasa, masyarakat Jepang mengosumsi natto dengan cara mencampurkan bahan lain, yaitu mustard, kecap, serta semangkuk nasi putih.

Natto memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan. Nutrisi tersebut terdiri dari kalori, lemak, karbohidrat, serat, protein, mangan, zat besi, tembaga, vitamin K1, magnesium, kalsium, vitamin C, kalium, zinc, dan selenium. Bahkan, natto yang diolah dari hasil fermentasi pasti mengandung probiotik atau bakteri baik yang sangat baik dalam pemeliharaan sistem pencernaan.

Berdasarkan kandungan yang dimiliki, berikut ini manfaat mengosumsi natto:

1. Menyehatkan sistem pencernaan

Sistem pencernaan yang sehat pasti memerlukan bantuan dari bakteri baik yang di hasilkan dari makanan. Bakteri baik yang terdapat dalam natto mampu menjadi pelindung lini pertama dalam menghalau racun serta bakteri jahat. Para ahli mengatakan, bahwa probiotik mampu membantu mengatasi perut bergas, konstipasi, diare yang diakibatkan antibiotik, sampai perut kembung.

2. Memelihara kesehatan tulang

Nutrisi tertentu dalam natto membuatnya menjadi makanan yang sangat baik untuk kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan setiap 100 gram natto sudah memenuhi 22% yang direkomendasikan asupa kalsium harian, dimana kandungan ini merupakan mineral utama yang terdapat pada tulang.

Natto juga memiliki kandungan vitamin K2 yang sangat jarang ditemukan pada makanan lain. Kandungan ini sangat penting untuk tulang, dikarenakan dapat mengaktifkan protein pembangun tulang yang berfungsi untuk mobilisasi kalsium ke dalam anggota gerak.

3. Berpotensi dalam meningkatkan kesehatan otak

Natto adalah makanan yang kaya dengan bakteri baik (probiotik). Makanan yang tinggi akan kandungan probiotik dikaitkan dengan penurunan stres, peningkatan daya ingat, serta penurunan gejala kecemasan. Mengosumsi natto juga dapat berpotensi untuk mengurangi gejala autisme, depresi, serta gangguan obsesif-kompulsif.

4. Berpotensi untuk menguatkan sistem imun

Natto yang mengandung berbagai jenis zat gizi yang dapat membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh atau imun tubuh. Hal ini termaksud dari kandungan probiotik yang sangat baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri jahat, dan dipercaya mampu meningkatkan produksi antibodi dalam tubuh.

Tidak hanya probiotik, mengosumsi natto yang diperkaya vitamin C, zat besi, selenium, serta tembaga dapat berfungsi serta berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh atau imun yang sehat.

5. Berpotensi untuk mengendalikan berat badan

Natto yang tinggi akan kandungan serat dan probiotik, dimana kedua kandungan ini dapat berperan dalam mencegah kenaikan berat badan, dan membantu mengoptimalkan penurunan berat badan.

6. Menjaga kesehatan jantung

Natto dipercaya dapat membantu memelihara kesehatan jantung. Hal ini berdasarkan dari kandungan serat serta probiotik nya, dimana kedua kandungan ini sangat baik dalam mengendalikan kadar kolesterol. Fermentasi yang terjadi pada kacang kedelai menjadi natto juga memproduksi enzim yang disebut nattokinase. Enzim nattokinase berfungsi membantu mengencerkan pembekuan darah.

Tidak hanya itu saja, penelitian di Jepang juga melaporkan bahwa mengosumsi natto berpotensi dalam mengendalikan tekanan darah, dengan menonaktifkan enzim pengubah angiotensin (ACE).

7. Dipercaya dapat menurunkan risiko kanker

Berdasarkan beberapa riset yang dilakukan, mengosumsi natto dikaitkan dengan penurunan risiko kanker. Hal ini dikarenakan natto mengandung vitamin K2 serta isoflavon kedelai, dimana dapat menurunkan risiko kanker panyudara, kanker di pencernaan, kanker hati, serta kanker prostat.

Apakah ada risiko setelah mengosumsi natto?

Secara umum, natto adalah makanan yang aman untuk dikonsumsi. Tetapi, perlu untuk diingat bahwa natto mengandung vitamin K1, dimana vitamin ini memiliki efek mengenceran darah. Oleh sebab itu jika Anda sudah mengosumsi obat pengencer darah sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum mengosumsi atau mencicipi natto.

Natto, yang dihasilkan dari fermentasi kacang kedelai dianggap sebagai makanan goitrogen. Goitrogen merupakan senyawa yang mampu mempengaruhi fungsi kelenjar tiroid, terutama pada individu yang sudah mengalami gangguan pada fungsi tiroid mereka. Lakukan konsultasi dengan dokter sebelum mencoba mengosumsi natto, jika Anda memiliki masalah pada tiroid.