10 Penyakit Ini Dapat Terjangkit Untuk Wanita Perokok

Hidup Sehat – Bagi wanita perokok dapat berisiko terjangkit berbagai penyakit yang berbeda, jika dibandingkan dengan pria perokok. Tidak hanya penyakit jantung atau kanker yang dapat terjangkit oleh wanita perokok, bahkan penyakit organ dalam tubuh seperti kanker serviks.

Untuk itu, sebaiknya Anda menjauhi atau berhenti merokok. Selain dapat merugikan diri sendiri, merokok juga dapat merugikan orang terdekat seperti kekasih, sahabat, dan keluarga serta orang lain.

Pastinya, penyakit yang diakibatkan dari merokok tidak melihat jenis kelamin Anda, semuanya memiliki risiko penyakit mengerikan. Bahkan, beberapa penyakit yang diakibatkan oleh merokok, seperti menopause dini sampai kehamilan yang tumbuh di luar rahim (ektopik), hanya dialami oleh wanita.

Berikut ini penyakit yang dapat dialami oleh wanita perokok aktif:

1. Pil kontrasepsi dengan wanita perokok

Wanita perokok aktif yang mengosumsi pil kontrasepsi dalam mengontrol kehamilan, terbukti memiliki risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Penyakit jantung ini meliputi stroke, serangan jantung, sampai penggumpalan darah. Risiko akan penyakit ini sangat meningkat untuk wanita perokok yang berusia 35 tahun ke atas.

2. Kehamilan

Rokok memiliki sekitar 600 bahan berbahaya, ketika dibakar akan menimbulan 7.000 bahan kimia yang terhirup masuk ke dalam paru-paru, dan memiliki sekitar 69 bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker.

Bahan kimia yang terdapat dalam tembakau, dapat berpindah kedalam janin pada saat wanita hamil melalui aliran darah. Dalam hal ini tidak hanya berisiko terjangkit penyakit mematikan kepada sang ibu, tetapi juga anak yang belum lahir.

Merokok pada masa kehamilan dapat menyebabkan bayi lahir secara prematur, bayi memiliki berat badan yang rendah, ketuban pecah dini, keguguran, sampai kematian neonatal. Bahkan, bayi yang berada dalam kandungan sudah memiliki kadar nikotin dalam darahnya, seperti orang dewasa yang merokok.

3. Kemandulan

Wanita perokok aktif lebih berisiko terhadap kemandulan atau infertilitas. Sesuai dengan data yang ada, wanita perokok memiliki risiko 72% lebih tinggi mengalami kemandulan dibandingkan wanita yang tidak merokok.

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa proses ovulasi yang terjadi pada wanita perokok, tidak sebaik dengan wanita yang tidak merokok. Sehingga proses pembuahan sel telur serta implantasi zigot mengalami gangguan, serta bahan kimia yang terdapat pada rokok akan mempersulit sperma untuk membuahi sel telur.

4. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul (pelvic inflammatory disease) akan meningkat sebesar 33% pada wanita perokok. Penyakit ini dapat menimbulkan sensasi menyakitkan pada wanita perokok serta memerlukan penanganan medis segera.

Bahkan, wanita perokok yang mengalami penyakit ini dapat menimbulkan risiko kehamilan ektopik serta masalah kesuburan lainnya.

5. Menopause dini serta masalah mentruasi

Wanita yang merokok sejak usia muda, akan berisiko tiga kali lipat terhadap penyakit menopause dini. Pada umumnya, wanita perokok akan mengalami masa menopause sekitar 2-3 tahun lebih cepat dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok.

Masalah menstruasi seperti pendarahan berlebih pada masa menstruasi, amenore (tidak mengalami menstruasi), serta mengalami keputihan lebih sering.

6. Osteoporisis

Bagi mereka yang merokok bisa mengurangi kepadatan tulang secara signifikan. Wanita yang dapat menghabiskan satu bungkus rokok per hari, dapat mengalami osteoporosis sekitar 5-10% jika dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok. Masalah ini terjadi saat masa menopause datang pada wanita.

7. Penyakit jantung

Sudah jelas bahwa merokok dapat menyebabkan masalah pada jantung. Tetapi, terdapat fakta mengerikan untuk wanita perokok aktif. Setiap tahun, diperkirakan ada sekitar 34 ribu wanita perokok yang meninggal dunia yang diakibatkan oleh penyakit jantung iskemik.

Para peneliti dari Denmark menemukan sebuah fakta bahwa risiko penyakit jantung untuk wanita perokok lebih tinggi sekitar 50% dibandingkan pria.

8. Kanker serviks

Selain penyakit jantung, wanita perokok aktif lebih tinggi berisiko terhadap kanker serviks. Hal ini sudah dibuktikan berdasarkan sebuah riset yang mengatakan bahwa wanita perokok lebih tinggi terserang kanker serviks sebanyak 80%. Bahan-bahan yang terdapat dalam rokok akan melemahkan kemampuan serviks pada wanita untuk melawan infeksi.

9. Kanker payudara

Kanker payudara juga dapat terjadi pada wanita perokok. Sebuah riset dari lembaga American Cancer Society mangatakan bahwa pasien kanker payudara yang masih merokok dapat meningkatkan risiko kematian sampai 50%. Risiko ini terus naik seiring dengan bertambahnya jumlah yang dihisap perharinya oleh wanita.

Wanita perokok yang mampu menghabiskan dua bungkus rokok dalam satu hari, lebih berisiko terhadap kanker payudara sampai 80%.

10. Kanker vulvar

Berdasarkan Riset yang dilakukan merokok juga dapat meningkatkan risiko sebesar 40% seorang wanita terjangkit kanker vulva, yaitu kanker yang menyerang bagian luar vagina.