Apa Saja Yang Menandakan Kencing Berbusa?

Hidup Sehat – Warna dan tekstur urine dapat mengindikasikan beberapa gangguan tertentu pada kesehatan Anda, termaksud penyakit serius. Salah satu yang harus Anda perhatikan adalah kencing berbusa. Jika saat buang air kecil dengan kencing berbusa tidak disertai dengan gejala, artinya bukan masalah. Tetapi, jika terjadi terlalu sering dan disertai dengan keluhan, Anda harus lebih waspada.

Umumnya, seseorang saat buang air kecil memiliki warna urine kuning jernih dan tekstur cairan tanpa gelembung. Banyak faktor yang menjadi penyebab munculnya kencing berbusa, salah satunya adalah kandung kemih yang terlalu penuh.

Kapan waktunya kencing berbusa menjadi signal masalah?

Sebaiknya Anda lebih waspada jika saat buah air kecil mengeluarkan buih pada urine, yang terjadi terus menerus. Berikut ini gejala-gejala yang dapat terjadi bersamaan yang harus dicurigai, yaitu:

  • Tangan, kaki, wajah, serta perut membengkak, yang ditandai dengan kerusakan ginjal.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mual yang disertai dengan muntah.
  • Badan terasa lesu dan lemas.
  • Mengalami kesulitan tidur.
  • Warna urine menjadi lebih gelap.
  • Orgasme yang tidak disertai dengan keluarnya air mani (pada pria).
  • Masalah ketidaksuburan.

Kondisi serta penyakit serius yang dapat memicu kencing berbusa, yaitu:

1. Dehidrasi

Saat warna gelap serta pekat pada urine bisa menimbulkan buih. Kondisi ini dapat terjadi saat seseorang kekurangan asupan cairan dalam tubuh, terutama air yang digunakan untuk mencairkan zat serta substansi lainya yang terkandung dalam air seni.

2. Gangguan ginjal

Kencing berbusa juga dapat ditandai dengan kandungan protein yang terdapat dalam urine. Umumnya, hal ini terjadi saat ginjal yang menyaring kelebihan air serta zat sisa dari darah menjadi urine. Terjadinya hal ini dikarenakan tingginya kandungan protein yang tidak ikut tersering dalam ginjal. Saat ginjal mengalami masalah, seperti protein yang bocor ke urine maka orang tersebut mengalami ganggaun ginjal kronis. Ada beberapa gejala yang harus diwaspadai, yaitu kulit gajal, mual, nafas yang pendek, berkeringat, kelelahan tanpa sebab, serta sering buang air kecil.

3. Ejakulasi retrograde

Pada penderita ejakulasi retrograde, air mani akan kembali ke dalam kandung kemih sehingga tidak dikeluarkan oleh MR. P. Hal ini dapat terjadi karena mengosumsi obat penurun tekanan darah tinggi, obat untuk mengatasi pembesaran prostat, serta operasi yang dilakukan pada prostat atau uretra.

4. Mengosumsi obat tertentu

Seseorang yang mengosumsi obat phenazopyridine dapat mengalami kencing berbusa. Obat ini digunakan untuk meredakan nyeri akibat infeksi pada saluran kemih. Bahkan obat ini dapat menyebabkan urine berwarna oranye dan jika terpapar air maka akan menjadi berbusa.

5. Diabetes

Penderita diabetes juga akan mengalami kencing berbusa, hal ini dikarenakan kandungan glukosa dalam tubuh. Kandungan glukosa mirip dengan kandungan protein, dimana kandungan ini tidak dapat disaring oleh ginjal sehingga dapat menyebabkan buih pada urine.