Mengenal Manfaat Dari Teripang Untuk Mengobati Penyakit

Hidup Sehat – Manfaat teripang dalam budaya Asia bukan hanya dijadikan sebagai bahan makanan nusantara. Teripang atau timun laut juga dipercaya mempunyai manfaat yang sangat baik untuk kesehatan, sehingga sering digunakan sebagai pengobatan tradisional China.

Teripang merupakan hewan laut yang memiliki tubuh panjang dan berhabitat di terumbu karang atau ekosistem. Hasil laut ini dapat dikonsumsi dalam kondisi seger atau bisa juga dikeringkan untuk selanjutnya digunakan dalam berbagai masakan tradisional Asia.

Hewan laut ini memiliki berbagai kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, yaitu lemak, protein, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, kalsium, magnesium, zat besi, dan seng.

Selain kandungan diatas, teripang memiliki kandungan senyawa yang diduga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, yaitu sebagai berikut ini:

  • Cairan coelomic, merupakan senyawa kimia yang memiliki fungsi serupa dengan sel darah putih pada manusia.
  • Chondroitin sulphate, merupakan senyawa yang terdapat dalam tulang rawan pada manusia.
  • Squalene, merupakan salah satu senyawa yang digunakan untuk memproduksi steroid dalam tubuh.
  • Asam palmitat, asam stearat, dan asam linoleat, merupakan jenis-jenis asam lemak yang menjadi senyawa antioksidan dalam tubuh.
  • Triterpenoid, merupakan senyawa yang diduga dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh.

Berdasarkan kandungan nutrisi beserta senyawa diatas, banyak riset yang dilakukan untuk membuktikan potensi manfaat yang diberikan teripang untuk kesehatan tubuh dalam dunia pengobatan modern.

Beberapa penelitian yang menguji manfaat teripang menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam dunia kesehatan:

1. Menjaga kesehatan jantung

Beberapa penelitian memberikan hasil yang menjanjikan akan manfaat teripang dalam memperbaiki kondisi gangguan metabolisme tubuh, yang merupakan penyebab penyakit kardiovaskular.

Sebuah riset pada tikus yang diberikan teripang kering, memberikan kesimpulan akan pemberian teripang dapat menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan kolesterol jahat secara signifikan. Selain itu penelitian juga mengatakan bahwa tikus yang mengonsumsi teripang mengalami penurunan tekanan darah.

Kedua studi diatas telah mendukung manfaat hewan laut ini dalam mengurangi risiko terjadinya atherosclerosis atau pengerasan pembuluh darah jantung maupun penyakit jantung.

Walaupun demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah seseorang yang mengonsumsi teripang akan memberikan efek yang sama terhadap konsisi jantung.

2. Mengobati kanker

Berdasarkan beberapa penelitian awal yang dilakukan menemukan hasil akan senyawa yang terdapat dalam teripang berpotensi memiliki efek antikanker. Bukti ini memang masih dalam tahap uji laboratorium, tetapi hasil awal ini dianggap cukup menjanjikan.

Suatu riset yang dilakukan menemukan bahwa senyawa Frondanol-A5P yang terdapat dalam teripang berkemungkinan dapat membantu pengobatan kanker pankreas. Uji pada sel-sel kanker prankreas manusia memperlihatkan hasil bahwa esktrak teripang dapat memicu apoptosis atau kematian sel kanker pada prankreas.

Efek serupa juga terlihat pada sel kanker darah, sel kanker kolon, sel kanker hati, sel kanker paru-paru, dan sel kanker payudara. Tetapi masih dibutuhkan lebih banyak studi sebelum dapat menjadikan esktrak teripang dalam pengobatan kanker.

3. Mencegah infeksi pada gusi dan mulut

Sebuah penelitan yang dimuat pada Marine Drugs mengatakan bahwa mengonsumsi teripang kemungkinan dapat membantu pencegahan infeksi pada mulut akibat jamur Candida albicans.

Infeksi jamur yang menyerang bagian mulit ini sering kali terjadi pada orang yang memiliki imunitas tubuh yang rendah, seperti kalangan lanjut usia, pengidap HIV/AIDS atau orang yang sedang menjalani pengobatan kemoterapi.

Lewat penelitian yang dilakukan, delapan orang dewasa diberikan jelly yang mengandung ekstrak teripang, dan sembilan orang dewasa lainnya diberikan jelly plasebo. Setelah kedua kelompok mengonsumsi jelly-jelly tersebut selama satu minggu, kedua kelompok tersebut menjalani swab pada mulutnya. Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi jelly dengan ekstrak teripang mempunyai jumlah jamur Candida albicans yang lebih sedikit dalam mulutnya jika dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi jelly plasebo.

Dalam hal ini masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah senyawa holotoksin atau senyawa aktif yang terdapat pada teripang yang memiliki efek pembasmi jamur dapat digunakan untuk mengatasi infeksi mulut yang disebabkan oleh kuman.

4. Sebagai antimikroba

Serangkaian uji laboratorium yang dilakukan memperlihatkan bahwa esktrak teripang mampu menghambat pertumbuhan bakteri E.coli, S.aureus dan S.typhi. Uji laboratorium terhadap tikus bahkan menunjukkan potensi yang lebih akan ekstrak teripang yang baik dalam membantu melawan sepsis atau infeksi bakteri yang menyebar ke seluruh organ tubuh melalui aliran darah.

5. Menjaga kesehatan hati

Beberapa penelitian yang dilakukan pada uji hewan telah menunjukkan bahwa teripang dapat meningkatkan kesehatan hati.

Salah satu penelitian yang terdapat dalam National Library of Medicine (NCBI) telah membuktikan bahwa tikus yang memiliki tekanan darah tinggi diberikan asupan ekstrak teripang putih menunjukkan penurunan tekanan darah yang signifikan, jika dibandingkan dengan tikus yang tidak mengonsumsi ekstrak teripang.

Tikus yang memiliki penyakit hepatorenal yang diberikan satu dosis ekstrak teripang hitam juga menunjukkan hasil akan penurunan stres oksidatif serta kerusakan hati, dan peningkatan fungsi hati serta ginjal.

Walaupun demikian, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk mengetahui apakah mengonsumsi teripang oleh manusia memberikan efek yang sama untuk kesehatan hati.

Sebelum Anda mengonsumsi teripang untuk mendapatkan manfaatnya, Anda juga perlu mengetahui apakah Anda memiliki alergi terhadap makanan laut atau tidak. Jika Anda memiliki alergi terhadap makana laut, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi teripang. Sama hal nya dengan Anda yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah.

Kedua kelompok orang tersebut sebaiknya menghindari mengonsumsi teripang, terutama yang berbentuk ekstrak atau suplemen. Hal tersebut dikarenakan, mengonsumsi teripang berisiko mengakibatkan pendarahan.

Untuk mengetahui apakah Anda dapat mengonsumsi teripang atau tidak, Anda perlu berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu, sehingga Anda mendapatkan manfaat teripang secara optimal, tanpa mempengaruhi kesehatan tubuh Anda.