Alasan Banyak Serangan Jantung Terjadi Saat Gowes

Hidup Sehat– Bersepeda atau gowes saat ini banyak diminati semua kalangan dari muda-mudi sampai dengan orang tua di tengah pandemi virus Corona yang terjadi saat ini. Kegiatan ini menandakan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya gaya hidup sehat.

Di sisi lain, banyak juga yang menjadikan sepeda sebagai alat transportasi, baik untuk ke kantor atau lainnya. Ini bertujuan untuk menghindari berdesakan di transportasi umum dan juga mengurangi polusi udara. Namun, dampak buruknya akan tetap ada, semakin banyak kabar pesepeda yang kolaps karena serangan jantung saat gowes. Kenapa ya seseorang bisa kolaps saat bersepeda ?

Banyaknya laporan tentang seseorang yang kolaps saat gowes diakui oleh ahli jantung dari Rumah Sakit Siloam, Lippo Karawaci, Dr. Vito A Damay, SpJP. Menurutnya, hal itu sebenarnya terjadi juga ketika tren bersepeda belum banyak diminati seperti sekarang ini. Ketika sedang tren olahraga futsal, banyak juga yang kolaps di lapangan futsal.

“Dengan adanya pandemi ini antusiasme masyarakat pada olahraga bersepeda semakin meningkat, banyak laporan juga saat sedang gowes lalu mengalami masalah kesehatannya, seperti kolaps,” jelas Dr. Vito di live Instagram akun resminya,pada Jumat (24/7/2020).

Dr Vito menjelaskan, kolaps saat bersepeda bisa terjadi karena sebelumnya mereka belum pernah bersepeda lalu terlalu memaksakan diri untuk mencobanya sedangkan disisi lain mereka juga tidak sadar mempunyai penyakit jantung.

“Itu karena mereka sebelumnya, mungkin nggak pernah bersepeda. Sebenarnya intinya, kebanyakan dari mereka punya masalah penyakit jantung tapi mereka tidak disadari sebelumnya, atau penyakit pembuluh darah yang lain,” pungkas Dr Vito.

Menurut Dr Vito pemeriksaan atau check up secara rutin bisa mengurangi risiko tersebut. Dengan mengenali kondisi tubuh, maka seseorang bisa lebih mengenali batas-batas kemampuan fisiknya.