Manfaat Makan Dark Chocolate Untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Hidup Sehat – Dibandingkan dengan coklat yang lainya, dark chocolate bisa di bilang jenis coklat yang paling mempunyai banyak manfaat. Tidak hanya nikmat di mulut, tapi baik untuk jantung, mental, dan otak.

Untuk dark chocolate sendiri kaya akan mineral seperti zat besi, zink, dan magnesium. Karena dengan kakao, coklat hitam dengan rasa sedikit pahit juga mengandung polifenol jenis flavonoid yang peranya sebagai antioksidan.

1. Sumber Antioksidan

Sudah diketahui bahwa dark chocolate mengandung polifenol yang khususnya flavonoid. Untuk polifenol sendiri merupakan senyawa fitokimia yang secara alami terkandung dalam tanaman. Manfaat untuk tubuh yaitu kemampuan bagi tubuh untuk melindungi sel-sel tuuh serangan radikal bebas, yang bisa memicu adanya penuaan dini yang bisa menimbulkan berbagai penyakit. Hal itulah yang menjadikan polifenol bekerja layaknya dengan antioksidan.

2. Menurunkan risiko penyakit jantung

dark chocolate juga bisa membantu menurunkan faktor risiko dari penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi serta kolestrol. Di dalam dark chocolate dapat menstimulasi nitric oxide (NO) yang ada dalam tubuh yang bisa membuat pembuluh darah melebar, hal inilah yang menjadikan adanya peningkatan aliran darah serta menurunkan tekanan darah. Tidak hanya itu, dark chocolate juga mengandung theobromine yang berperan sebagai menurunkan kadar kolestrol jahat (LDL) serta bisa meningkatkan kadar kolestrol baik (HDL).

3. Memeliraha kesehatan kulit

Nutrisi dari dark chocolate baik bagi kesehatan kulit, salah satunya ialah membantu produksi kolagen yang tentunya dapat menjaga kulit tampak lebih awet muda serta sehat. Tidak hanya itu, senyawa dari flavanol di dark chocolate bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Jika selama 12 minggu mengkonsumsi dark chocolate bisa melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet.

4. Meningkatkan fungsi otak

Dalam mengonsumsi kakao yang tinggi flavanol selama lima hari akan meningkatkan aliran darah ke otak. Untuk flavanol sendiri berpotensi untuk pengobatan gangguan vaskular, termasuk dalam dimensia dan stroke. Dark chocolate mengandung zat stimulan yang seperi kafein dan theobromine yang bisa meningkatkan fungsi otak.

5. Mengurangi risiko depresi

Memakan coklat sering di hubungkan dengan kebahagiaan atau bisa jadi obat badmood. Konsumsi coklat dapat meningkatkan suasana hati serta bisa membuatmu merasa bisa tenang dan bahagia. Untuk dark chocolate sendiri bisa merangsang produk endorfin, yaitu senyawa otak yang bisa menciptakan perasaan bahagia. Flavanol disebut sebagai peran penting dalam meningkatkan moof seseorang.

6. Meneruntukan resiko diabetes

Resistensi insulin yang terjadi saat sel-sel tubuh terhenti merespon hormon insulin, sehingga gula darah bisa meningkat. Keadaan tersebut bisa menyebabkan kondisi pradiabetes serta diabetes tipe 2. Ternyata kandungan flavonoid yang ada dalam dark chocolate bisa mengurangi resistensi insulin, dengan membantu sel-sel agar bisa bekerja dengan mampu menggunakan insulin secara efisien. Dengan begitu, risiko penyakit diabetes bisa di minimalkan.

7. Punya sifat antiinflamsi

Inflamasi atau bisa disebut dengan peradangan ialah bentuk respons alami dari kekebalan tubuh dari kuman dan faktor bahan yang lainya. Dengan begitu peradangan kronis bisa merusak adanya sel dan jaringan, serta bisa meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes tipe 2, jenis kanker, dan radang sendi (artritis).

8. Meningkatkan daya penglihatan

Membedakan dari efek milk chocolate vs dark chocolate terhadap beberapa aspek penglihatan yang bisa meliputi ketajaman visual, sensitivitas kontras, dan kemampuan yang bisa membedakan objek dari latar belakangnya. Dengan begitu hasil dari makan dark chocolate mencatat skor yang lebih tinggi di berbagai tes penglihatan yang dilakukan.