Hampir Mirip Dengan Yoghurt, Ini Dia Kefir Yang Kaya Akan Manfaat

Hidup Sehat – Kefir merupakan jenis minuman berfermentasi yang sudah lama di konsumsi ribuan tahun di Asia Tengah. Ya, kefir berasal berasal dari pegunungan Kaukasus bekas Uni Soviet, minuman ini di fermentasi secara alami dalam kantong yang terbuat dari kulit binatang loh!

Kefir sendiri di olah melalui susu sapi, susu kambing, ataupun susu domba dan biji kefir yang juga mengandung bakteri hidup serta ragi yang bisa membantu proses fermentasi. Mengingat kefir merupakan olahan susu yang di permentasi tentu yang menjadikannya tidak jauh dengan yoghurt. Kefir juga sudah banyak di jual, mari kita mengenal berbagai manfaat dari kefir bagi kesehatan.

Sama-sama sebagai sumber probiotik, kefir memberikan manfaat yang lebih besar yaitu kandungan 61 strain bakteri baik dan raginya yang lebih banyak. Kefir juga lebih mudah di cerna karena dari ukuran dadihnya yang lebih kecil di bandingkan dengan yoghurt, menjadikan kefir cocok untuk yang mengidap kelelahan kronis, gangguan pencernaan, dan lansia.

Untuk segi rasa, kefir tidak jauh dengan yoghurt, yaitu asam dan tajam serta konsistensi yang kental. Kefir juga mengadung sedikit alkohol karena adanya froses fermentasi. Nah berikut manfaat kefir bagi kesehatan tubuh.

1 Menyehatkan pencernaan

Sudah di ketahui bahwa dalam pencernaan kita terdapat bakteri baik dan bakteri jahat. Dengan begitu, sudah menjadi keharusan untuk bisa menjaga keseimbangan tubuh agar kesehatan pencernaan kita bisa terjaga. Diketahui kefir mengandung bakteri baik alias probiotik yaitu mikroorganisme hidup yang kaya akan manfaat jika di konsumsi. Salah satunya ialah Lactobacillus yang keampuhanya sudah tidak asing lagi.

Probiotik sendiri mampu meredakan kembung dan tentunya melancarkan buang air besar. Selain itu, dari laporan National Library of Medicine mengatakan bahwa probiotik mampu mengatasi sindrom iritasi usus besar. Untuk cara kerjanya ialah mikroorganisme tersebut akan menjelajahi usus serta mengusir bakteri jahat.

2 Bersifat antibakteri

Hal ini terjadi karena terdapatnya kandungan probiotik tertentu, yaitu Lactobacillus kefiri yang baik dan beguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri jahat termasuk E. coli, Salmonela, Helicobacter pylori.

3 Kaya akan kalsium

Demi memiliki tubuh sehat, kebutuhan setiap harinya harus terpenuhi. Untuk kebutuhan kalsium dalam setiap harinya harus tepenuhi. Namun dengan itu semua harus tahu anjuranya.

– Lahir-usia 6 bulan, sekitar 200 mg
– Bayi usia 7-12 bulan, sekitar 260 mg
– Anak usia1-3 tahun, sekitar 700 mg
– Anak usia 4-8 tahun, sekitar 1.000 mg
– Anak usia 9-13 tahun, sekitar 1.300 mg
– Remaja usia 14-18 tahun, sekitar 1.300 mg
– Orang Dewasa usia dengan 19-50 tahun, sekitar 1.000 mg
– Pria dewasa dari usia dari 51-70 tahun, sekitar 1.000 mg
– Wanita dewasa dari usia 51-70 tahun, sekitar 1.200 mg
– Orang dewasa dari usia 71 tahun dan lebih tua, sekitar 1.200 mg
– Dewasa hamil dan menyusui, sekitar 1.000 mg
– Remaja hamil dan menyusui, sekitar 1.300 mg

Dalam secangkir kefir, di perkirakan terdapat 300-400 mg kalsium. Tidak sedikit, kan? Dengan begitu sisanya bisa kamu penuhi lewat makanan lainnya. Kefir tidak hanya sumber baik kalsium, tetapi juga kaya akan vitamin K2, dimana vitamin ini berperan penting dalam metabolism kalsium. Dan telah terbukti bahwa suplementasi K2 dapat menurunkan risiko dari patah tulang sebesar 81 persen.

4 Mencegah kanker

Kefir ternyata bisa mencegah terjadinya kanker salah satu penyekit penyebab kematian terbesar di dunia. Kanker terbentuk karena adanya sel-sel abnormal tubuh yang tumbuh tidak terkendali. Menurut sebuah studi “Nutrition and Cancer 2016” probiotik di produk fermentasi di yakini bisa menekan pertumbuhan tumor serta menstimulasi adanya sistem kekebalan tubuh. Maka dengan itu kefir mengandung priobiotik yang bisa melawan kanker.

5 Menurunkan kadar kolestrol jahat

Diketahui kefir dapat menurunkan kadar kolestrol jahat yang bisa di serap oleh tubuh dari makanan karena kandungan probiotiknya. Dengan begitu manfaatnya juga bisa memengaruhi cara tubuh memproduksi, menggunakan, dan memproses kolestrol.

Dalam sebuah studi “Journal of Clinical Lipidology 2016”, menemukan bahwa minuman kefir bisa menyebabkan peningkatan profil lipid serum yang bisa signifikan namun serupa. Jika di bandingkan dengan susu rendah lemak lainya, dalam pola makan tinggi produk dalam susu di partisipan pramenopause yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

6 Aman bagi penderita intoleransi laktosa

Produk susu pada umumnya mengadung gula alami yang disebut dengan laktosa. Banyak orang khususnya dewasa, yang memiliki kondisi intoleransi laktosa. Bakteri asam laktat sudah terdapat dalam susu fermentasi seperti kefir serta yoghurt bisa mengubah laktosa menjadi asam laktat, sehingga dari jenis makanan kandungan laktosa lebih sedikit di bandingkan dengan produk susu biasa.