Sarapan Telur dan Keju Baik untuk Penderita Diabetes, Ini Tanggapan Ahli !

Hidup Sehat- Para penderita diabetes tipe dua tidak boleh makan makanan kadar gula tinggi, bahkan para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi telur dan keju secukupnya.

Diabetes tipe dua merupakan keadaan dimana kadar gula dalam darah melebihi daripada manusia normal. Hal ini terjadi karena tubuh tidak bisa menggunakan fungsi hormon insulin secara normal. Padahal hormon tersebut sangat diperlukan untuk membantu glukosa masuk ke dalam sel tubuh agar bisa diubah menjadi energi.

Gejala diabetes tipe dua sangatlah beragam, mulai munculnya bagian tubuh yang hitam seperti lebam, luka sulit sembuh hingga penglihatan yang kabur. Untuk mengatasinya, penderita diabetes tipe dua harus membatasi dan mengontrol asupan makanan dan minuman yang memiliki kadar gula tinggi.

Menu sarapan juga merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan, karena di pagi hari glukosa darah berada pada level tertinggi. Penderita diabetes tidak harus selalu mengonsumsi makanan yang hambar, namun ada waktunya juga memilih menu yang enak namun tetap memenuhi kadungan gizi harian yang diperlukan oleh tubuh agar tetap sehat. Seperti yang dikutip dari Express, berbagai olahan telur bisa menjadi pilihan untuk sarapan bagi para penderita diabetes. Seorang ahli menyarankan untuk mengolah telur menjadi orak-arik agar lebih lezat.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Eastern Finland dengan 2.332 peserta yang usianya antara 42-60 tahun yang dilakukan selama 4 minggu. Menunjukan hasil bahwa mereka yang makan telur secara secukupnya mengalami penurunan kadar glukosa dalam darah dibandingkan yang hanya mengonsumsinya satu kali setiap minggunya.

Pada sumber lainnya yang dikutip dari Medical News Today, keju direkomendasikan untuk menu sarapan karena memiliki indeks glikemik yang rendah. Hal itu menunjukkan bahwa keju dapat membantu melepaskan glukosa secara perlahan. Oleh karena itu keju bisa dikonsumsi untuk sarapan karena tidak memicu peningkatan glukosa.

Namun perlu diperhatikan juga jenis keju yang akan dikonsumsi, pilihlah keju yang mengandung paling sedikit garam contohnya, wensleydale, mozarella, dan emmental. Jangan pilih keju yang tinggi garam seperti halloumi, feta dan keju lembaran dalam kemasan.