Jangan Dianggap Remeh, Benda Ini Dapat Mencegah Kanker Kulit!

Hidup Sehat – Kanker kulit adalah jenis kanker yang paling umum terjadi di Amerika Serikat (AS). Diperkirakan 1 dari 5 orang AS akan mengembangkan kanker kulit dalam hidupnya, sudah 9.500 warga AS terdiagnosis kanker kulit setiap harinya. Kanker kulit terjadi karena adanya mutasi DNA pada sel-sel di kulit. Mutasi menyebabkan pertumbuhan sel yang abnormal dan tak terkendali, sehingga terbentuklah kanker.

Paparan sinar ultraviolet (UV) adalah salah satu penyebab tersering kanker kulit. Walaupun sebetulnya kanker kulit tidak bisa 100 persen dicegah, tetapi kita tetap bisa melakukan langkah-langkah untuk meminimalkan risikonya. Di antaranya, kamu bisa mengandalkan benda-benda yang hampir semuanya tersedia di rumah.

  • Pakaian

Jika kamu banyak beraktivitas di bawah pancaran sinar matahari, gunakan pakaian yang menutupi lengan dan kaki. Misalnya pakaian lengan panjang, celana panjang, atau rok panjang. Mengenakan pakaian tertutup dari jam 10 pagi sampai jam 3 sore akan membantu melindungi kulitmu dari paparan sinar UV yang berlebihan dan meminimalkan kerusakan akibat paparan sinar tersebut.

Warna pakaian juga memengaruhi, lho! Warna gelap atau cerah, termasuk merah, hitam, dan biru tua, menyerap lebih banyak sinar UV daripada warna yang lebih terang seperti putih dan pastel. Misalnya, kaos katun putih sehari-hari memiliki ultraviolet protection factor (UPF) hanya sekitar 5. Sederhananya, makin intens warna pakaian (gelap atau cerah), maka makin baik perlindungan yang diberikan.

  • Kacamata hitam

Kacamata hitam bukan cuma pelengkap penampilan. Nyatanya, benda ini juga dapat melindung mata dari paparan sinar UV. Paparan sinar UV secara terus-menerus pada mata memiliki konsekuensi kumulatif dan berdampak serius. Misalnya katarak, degenerasi makula, luka bakar pada mata (fotokeratitis), melanoma okular (kanker langka yang berkembang di sel mata dan menghasilkan pigmen melanin berwarna gelap), dan kanker kelopak mata.

  • Payung

Penggunaan payung dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV, yang bisa menyebabkan kerusakan kulit dan lama-lama bisa mengakibatkan kanker kulit. Dalam memilih payung untuk dipakai saat beraktivitas di bawah terik matahari, perhatikan ukuran payung (lebih besar lebih baik) dan pastikan payung dilengkapi UPF minimal 30.

  • Topi

Kamu juga dianjurkan untuk memakai topi bila beraktivitas outdoor sebagai perlindungan dari sinar UV. Topi yang disarankan adalah topi lebar, sehingga leher dan telinga juga turut terlindungi. Hindari topi berbahan jerami karena bahan tersebut tidak bisa memberikan proteksi maksimal. Ini karena topi jerami cenderung tidak rapat atau berlubang. Sebaiknya pilih topi berbahan kanvas atau bahan yang ditenun untuk perlindungan yang lebih baik.

  • Optimalkan dengan tabir surya

Tanpa tabir surya atau sunscreen, keempat benda di atas tidak akan memberikan perlindungan optimal terhadap dampak buruk dari sinar UV. Pemakaian sunscreen dapat menurunkan risiko kanker kulit tipe karsinoma sel skuamosa (squamous cell carcinoma atau SCC). Namun, efeknya untuk kanker kulit melanoma belum benar-benar jelas.

Walaupun belum ada bukti ilmiah yang benar-benar jelas, tetapi sunscreen dapat sangat membantu mengurangi risiko kanker. Bukti sugestif sudah banyak dan telah diketahui bahwa mengaplikasikan sunscreen bisa mencegah kulit terbakar, yang mana itu adalah salah satu pemicu utama kanker kulit.

sunscreen yang memiliki SPF minimal 15. Makin tinggi makin baik. Aplikasikan 30 menit sebelum bepergian meskipun sedang musim hujan sekalipun. Selain itu, rutin aplikasikan ulang sunscreen tiap 2-3 jam sekali, apalagi bila kamu terpapar sinar matahari lebih dari 2 jam dan setelah berenang, banyak berkeringat, atau menggunakan handuk untuk menyeka kulit.