Bahan Tambahan Ini Bisa Buat Racikan Kopi Tak Sehat

Hidup Sehat- Meracik kopi yang sehat mamang ada caranya, jangan tambahkan tujuh bahan ini pada racikan kopi karena bisa membuat kalori secangkir kopi menjadi lebih tinggi.

Sudah terbiasa minum kopi setiap hari ? Selalu pastikan bahwa kopi yang dikosumsi sudah tepat agar mendapatkan berbagi manfaat dari minuman yang mengandung kafein ini. Sebaiknya pilih kopi lokal yang digiling secara fresh supaya aroma dan rasanya juga lebih alami. Anda bisa memilih yang beraroma buah, bunga hingga kacang. Rasanya pun ada yang lebih seperti mocha atau cokelat.

Setelah memilih jenis kopi yang tepat, perhatikan cara meraciknya. Paling barug memang mengonsumsi kopi hitam saja. tanpa gula atau pemanis buatan. Hindari memasukkan banyak bahan tambahan untuk meracik kopi. Apalagi jika bahan itu pemanis yang sifatnya bisa menambahkan kadar kalori. Nah, alih-alih mendapatkan manfaat sehat, anda justru bisa merasakan dampak sebaliknya, Apa saja bahan yang tidak sehat untuk meracik kopi ?

Berikut kami rangkum informasinya dilansir dari Eat This Not That.

1. Krimer Instan

Banyak restoran atau coffee ship yang menambahkan krimer instan kemasan yang praktis. Meski bisa membaut kopi lebih gurih dan kental, sebaiknya krimer instan tidak dipakai. Pasalnya, produsen kerap menambahkan zat sintetis sebagai pengawet untuk produk ini.

Salah satu yang sering dipakai adalah natrium fosfat, meski natrium fosfat tergolong aman dikonsumsi, mengonsumsi terlalu banyak bahan adiktif ini berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Oleh sebab itu, lebih baik tidak menambahkan krimer instan sama sekali pada saat meminum kopi.

2. Pemanis Buatan

Selain krimer, pemanis buatan juga sering membuat peminum kopi tergoda untuk menambahkannya. Jenis pemanis buatan sendiri ada banyak, termasuk yang menawarkan nol kalori. Tapi bagaimana fakta yang ada ? Beberapa penelitian menunjukkan hasil yang berbeda.

Sebagian ada yang mengaitkan pemanis buatan nol kalori bisa membantu menurunkan berat badan, namun penelitian Harvard Health menemukan sering mengonsumsi pemanis buatan bisa memicu keinginan mengonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan lainnya. Patut disayangkan, makanan kategori ini biasanya minim nutrisi dan berakalori tinggi, sehingga berdampak kurang baik untuk kesehatan jangka panjang.

3. Krimer

Krimer di pasaran ada banyak jenisnya. Selain krimer instan kemasan, ada krimer dengan perasa tambahan. Krimer ini biasanya tidak terbuat dari susu sungguhan. Ada banyak kandungan gula di dalamnya.

Satu sendok makan krimer berperasa bisa mengandung 5 gram gula. Jadi, jika memasukan 3 sdm krimer, sama saja sudah membiarkan tubuh mengasup 15 gram gula hanya dari secangkir kopi saja. Selain itu krimer berperasa juga mengandung bahan pengawet dan bisa meningkatkan kadar kolesterol akibar kandungan minyak didalamnya.

4. Sirup Perasa

Saat memesan kopi di coffee shop, sering kali tergoda dengan penambahan sirup perasa. Selain rasa manis, sirup ini menghadirkan rasa dan aroma tambahan, seperti caramel, vanilla atau hazelnut.

Bagi yang sedang berdiet atau menjalani pola hidup sehat, penambahan sirup perasa pada secangkir kopi adalah hal terlarang. Jika biasanya secangkir late hanya mengandung 7 gram gula, saat ditambahkan sirup perasa ini jumlahnya bisa melonjak menjadi 58 gram.

5. Gula pasir

Gula pasir selalu ada di setiap rumah. Sifatnya yang serbaguna juga dipakai untuk memaniskan kopi hitam atau kopi susu. Sayangnya, orang-orang lebih memilih untuk menambahkan gula pasir dalam minumannya agar bisa terasa lebih manis.

Perlu diketahuai, gula pasir memiliki indeks dlikemik yang cukup tinggi, yaitu sebesar 58. Artinya, gula pasir bisa lumayan cepat meningkatkan kadar gula darah saat dikonsumsi. Untuk asupan maksimal gula pasir per hari adalah 50 gram. Jumlah setara 4 sdm termasuk yang dipakai untukj makanan lain selama sehari penuh.

6. Krimer Keto

Pelaku diet keto kerap mengonsumsi krimer khusus yang mengandung banyak minyak. Jenis krimer ini juga tidak bagus dikonsumsi secara berlebihan. Sebab, ada kandungan lemak jenuh yang meningkatkan risiko sakit jantung dan penambahan berat badan.

Satu SDM krimer berminyak ini bisa mengandung 120 kalori dan 10 gram lemak jenuh. Jumlah ini sudah memenuhi 50 persen asupan lemak harian yang disarankan. Kalau sedang menjalani program diet keto, sebaiknya pilih krimer yang rendah lemak dan rendah gula.

7. Susu Kental Manis

Satu lagi bahan terlarang yang sebaiknya tidak ditambahkan dalam secangkir kopi. Susu kental manis memang bisa membaut kopi makin legit dan nikmat, namun efek samping yang ditimbulkan juga harus di perhatikan.

Dua sendok makan susu kental manis, misalnya mengandung 22 gram gula dan 130 kalori. Jumlah ini sangat tinggi dan sudah mendominasi asupan gula harian yang disarankan. Jika mau rasa manis alami untuk kopi, susu almond, kayu manis, amdu atau bubuk kakao yang tidak manis bisa menjadi alternatif.