Hal yang Terjadi pada Tubuh, Saat Terlalu Lama Diam di Rumah

Hidup Sehat- Peringatan untuk tetap berada di rumah saat pandemi virus corona membuat semua orang mengurangi aktivitasnya diluar dan melakukan kegiatannya di dalam rumah. Tidak bisa dipungkiri bahwa semua aktivitas menjadi terbatas dan mamilih untuk tidur di rumah.

Tidak disadari berdiam diri di dalam rumah dalam beberapa waktu yang lama memunculkan gaya hidup yang cenderung bermalas-malasan dan akan berdampak pada efek negatif bagi kesehatan. Mulai dari perbuahan pola tidur hingga tubuh menjadi gemuk.

Ini dia hal yang bisa terjadi pada tubuh kita jika terlalu berlama-lama di rumah, dilansir dari CNN :

1. Kehilangan Kekuatan Otot

Berada di rumah saja mungkin lebih terasa nyaman, namun menjadi tidak melakukan kegiatan apapun akan membaut tubuh melemah. Karena, aktivitas harian di luar rumah melibatkan berbagai aktivitas fisik sehingga membantu tubuh melatih kekuatan otot.

Menurut ahli fisiologi, Keith Baar mengungkapkan, butuh waktu yang cukup lama untuk bisa membangun kekuatan otot, tetapi hanya butuh waktu satu minggu saja untuk menghilangkan kekuatan otot yang ada dalam tubuh. Hal itu dibuktikan dengan manusia yang sudah berumur akan lebih cenderung kehilangan otot lebih cepat seiring dengan bertambahnya usia, hal itu disebabkan kaerna berkurangnya aktivitas fisik.

2. Jantung dan Paru-Paru Melemah

Jika tidak melakukan aktivitas, detak jantung tidak akan meningkat. Ketika jantung tidak memompa dengan sekuat tenaga dan jantung menjadi lebih lemah. Hal yang sama akan terjadi di paru-paru, para ahli paru-paru, Panagis Galiatsatos menyatakan, fungsi pernapasan akan memburuk ketika manusia tidak melakukan aktivitas.

Banyak orang bermasalah dengan paru-parunya akan lebih rentan terhadap virus sehingga mereka disarankan untuk terus berada di rumah. Namun dengan tidak bergerak atau tidak melakukan aktivitas fisik, kondisi fisik akan semakin memburuk.

Olahraga atau aktivitas fisik merupakan kunci utama untuk meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru sehingga bisa bekerja secara maksimal. Tetapi, agar tetap aman lakukan olahraga di rumah saja.

3. Tubuh Menjadi Gemuk

Berdiam diri di rumah sepanjang hari akan cenderung untuk makan lebih sering sehingga waktu makan dan ngemil semakin bertambah. Hal ini akan berisiko melonjaknya gula darah yang ada dalam tubuh. Terlebih di masa awal pandemi, banyak orang yang meyimpan frozen food karena dianggap lebih praktis. Padahal dengan mengonsumsi frozen food akan menambah gula dan pati yang buruk bagi kesehatan. Tidak masalah mengalami kenaikan bert badan namun jangan sampai obesitas.

4. Postur Tubuh Berubah

Pandemi sekarang ini banyak orang yang melalukan kegiatan kerja di rumah atau yang dikenal sebagai WHF. Tanpa disadari seseorang berada dalam posisi yang salah. Duduk dan berbaring sepanjang hari senagat memperngaruhi postur tubuh dan membebani punggung, leher, bahu, pinggul dan mata.

Untuk mencegahnya, disarankan sesekali bangun dari tempat duduk dan melakukan peregangan otot dengan berjalan-jalan agar tidak kaku.

5. Merubah Pola Tidur

Perubahan kegiatan dalam satu hari selama pandemi seperti sekarang ini mempengaruhi pola tidur normal. Pada saat berada di dalam rumah, manusia tidak mendapatkan cukup sinar matahari yang bisa membantu tubuh membentuk ritme sirkadian sehingga waktu tidur menjadi terganggu.

Lebih disaranakan untuk meluangkan sedikit waktu unutk melakukan kegiatan di runag terbuka seperti bekerja di dekat jendela yang terbuka agar tubuh mendapakan cahaya asupan sinar matahari.