Makanan Nyelip? Hindari Tusuk Gigi!

Hidup Sehat – Celah di antara dua gigi merupakan penyebab terselipnya makanan, dimana celah ini trejadi akibat kontak antara dua gigi atau yang biasa disebut juga dengan kontak interdental ini bermasalah.

Celah yang terjadi disebabkan beberapa factor seperti:

  • Lubang pada gigi
  • Pergeseran gigi
  • Tambalan yang kurang baik
  • Gigi tiruan yang tidak tepat design

Hindari Tusuk Gigi

Daging dan sayuran adalah tipe makanan yang berserat sehingga sering kali terselip disela – sela gigi dan terkadang sangat sulit untuk dikeluarkan. Biasanya orang akan menggunakan tusuk gigi untuk membantu mengeluarkan sisa makanan, akan tetapi penggunaan tusuk gigi ini tidak disarankan karena dapat merusak gusi. Maka untuk membantu mengeluarkannya dapat menggunakan benang khusus gigi atau dental floss yang tidak akan menyebabkan kerusakan pada gusi.

Tekanan dengan tusuk gigi yang ditimbulkan oleh makan yang terselip di antara gigi dan masuk ke saku gusi dapat menyebabkan rasa sakit yang menjalar tidak jelas pada rahang, selain itu timbul juga perasaan ingin mengcongkel – congkel gigi serta bau mulut.

Sulitnya makanan yang terselip untuk dikeluarkan menyebabkan makanan itu berbeda disana dalam waktu yang lama, dan hal itu akan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pertumbuhan bakteri dan terbentuknya plak gigi. Bakteri yang berkumpul dan plak yang terbentuk disekitar makanan itulah yang akan menyebabkan radangan pada gusi.

Pada keadaan yang lebih parah terjadi kerusakan serta peradangan jaringan pendukung gigi (jaringan perlodontal) dan juga lubang pada akar gigi. Hal lain yang dapat terjadi akibat terselipnya sisa makanan meliputi gusi menjadi turun, abses pada jaringan penyangga gigi, radangan pada ligament jaringan penyangga gigi, kerusakan tulang alveolar dan gigi menjadi sensitive terhadap tekanan.